Masyarakat Jangan Terkotak-Kotak dalam Pergaulan Agama, Ras dan Etnis
Jum'at, 17 September 2021 - 02:10 WIB
"Masyarakat Indonesia yang utamanya pada hari ini adalah para generasi muda harus diajarkan sedari dini tentang apa itu yang namanya persatuan dan bagaimana membela kepentingan bangsa diatas segalanya baik melalui pendidikan formal maupun informal," kata Anwar.
Menurutnya, generasi muda pemegang estafet kepemimpinan bangsa kedepannya perlu didoktrinasi mengenai pentingnya nilai kebangsaan terutama pada usia produktif mereka yang mana banyak berinteraksi dengan orang di sekitarnya, sehingga akan memberikan pengaruh yang positif ke depannya.
"Bahkan dalam keluarga saja bisa ada perpecahan akibat perbedaan, lalu dalam pesta politik seperti pemilu, di mana sangat terasa bahwa masyarakat kita pecah dan terkotak-kotak. Karena itu sangat perlu kita menanamkan nilai persatuan dan kebangsaan kepada anak-anak kita," tuturnya.
Baca juga: Mengarus Utamakan Toleransi, Masyarakat Harus Dapat Informasi Keberagaman
Ia mengimbau kepada para tokoh baik itu tokoh agama maupun tokoh masyarakat agar dapat menjadi contoh teladan bagi umat di dalam pergaulan melalui kepemimpinannya.
Menurutnya, generasi muda pemegang estafet kepemimpinan bangsa kedepannya perlu didoktrinasi mengenai pentingnya nilai kebangsaan terutama pada usia produktif mereka yang mana banyak berinteraksi dengan orang di sekitarnya, sehingga akan memberikan pengaruh yang positif ke depannya.
"Bahkan dalam keluarga saja bisa ada perpecahan akibat perbedaan, lalu dalam pesta politik seperti pemilu, di mana sangat terasa bahwa masyarakat kita pecah dan terkotak-kotak. Karena itu sangat perlu kita menanamkan nilai persatuan dan kebangsaan kepada anak-anak kita," tuturnya.
Baca juga: Mengarus Utamakan Toleransi, Masyarakat Harus Dapat Informasi Keberagaman
Ia mengimbau kepada para tokoh baik itu tokoh agama maupun tokoh masyarakat agar dapat menjadi contoh teladan bagi umat di dalam pergaulan melalui kepemimpinannya.
Lihat Juga :