Haji Lulung vs Putri Zulhas, Siapa Dapat Tiket Pilkada DKI Jakarta?
Sabtu, 11 September 2021 - 12:54 WIB
Politikus PPP Haji Lulung dan politikus PAN Zita Anjani disebut-sebut bakal meramaikan Pilkada DKI Jakarta mendatang.Foto/Dok.SINDOnews
JAKARTA - Politikus PPP Haji Lulung dan politikus PAN Zita Anjani disebut-sebut bakal meramaikan Pilkada DKI Jakarta mendatang. Siapa lebih berpeluang?
Diketahui, Haji Lulung atau Abraham Lunggana kembali ke PPP sejak Senin 6 September 2021 setelah berkiprah di Partai Amanat Nasional (PAN) selama beberapa tahun. PPP pun kembali menjadikannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta. Sementara itu, Zita Anjani adalah Putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dan kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai peluang Haji Lulung atau Zita Anjani maju ke Pilkada DKI Jakarta sama-sama sulit. “Keduanya sama sulitnya, tetapi Zita Anjani dan PAN lebih leluasa lakukan branding politik,” ujar Dedi Kurnia Syah kepada SINDOnews, Sabtu (11/9/2021).
Menurut Dedi, DKI Jakarta memiliki karakter pemilih yang berbeda ketimbang daerah lain. “Jika di daerah lain semakin dekat dengan identitas primordial semakin baik, tetapi di Jakarta pemilih datang dari berbagai identitas, itulah sebabnya Jokowi, Anies Baswedan dapat meraih suara di sini. Juga, PAN lebih banyak modal awal suaranya dibandingkan PPP,” kata Dedi.
Diketahui, Haji Lulung atau Abraham Lunggana kembali ke PPP sejak Senin 6 September 2021 setelah berkiprah di Partai Amanat Nasional (PAN) selama beberapa tahun. PPP pun kembali menjadikannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta. Sementara itu, Zita Anjani adalah Putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dan kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai peluang Haji Lulung atau Zita Anjani maju ke Pilkada DKI Jakarta sama-sama sulit. “Keduanya sama sulitnya, tetapi Zita Anjani dan PAN lebih leluasa lakukan branding politik,” ujar Dedi Kurnia Syah kepada SINDOnews, Sabtu (11/9/2021).
Menurut Dedi, DKI Jakarta memiliki karakter pemilih yang berbeda ketimbang daerah lain. “Jika di daerah lain semakin dekat dengan identitas primordial semakin baik, tetapi di Jakarta pemilih datang dari berbagai identitas, itulah sebabnya Jokowi, Anies Baswedan dapat meraih suara di sini. Juga, PAN lebih banyak modal awal suaranya dibandingkan PPP,” kata Dedi.
Lihat Juga :