Risma Kadang Marah, Dinilai sebagai Kepedulian dan Tanggung Jawab Tugas

Jum'at, 10 September 2021 - 20:51 WIB
"Sementara, dari dialog yang terjadi kita tahu betapa kinerja aparat yang menangani hal itu ada yang jauh di bawah kinerja yang diharapkan," tambahnya.

Belum sempurnanya kinerja aparat birokrasi pemerintah inilah yang menurut Nurkhasanah wajar memantik kemarahan Risma yang secara kultural adalah orang Jawa Timur yang terkenal egaliter, terbuka dan polos.

"Bu Risma tampaknya tak pernah memikirkan apakah kemarahannya akan berdampak negatif terhadap citra beliau sebagai pemimpin perempuan. Tidak. Sikap Bu Risma itu mengalir alamiah saja, tanpa banyak hitung-hitungan," jelas Nurkhasanah.

"Jadi menurut saya justru marah marahnya Mensos bukan karena pencitraan, tapi karena ingin segera memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi," sambungnya.

Nurkhasanah mengatakan, soal buruknya kinerja birokrasi itu masih menjadi persoalan dan keprihatinan yang juga disadari pemerintah hingga saat ini. Karena itu wajar bila Presiden Joko Widodo terus menekankan urgensi percepatan reformasi birokrasi.

"Sekarang dan ke depan, bukan negara besar mengalahkan negara kecil, tapi negara cepat mengalahkan negara yang lambat. Di sinilah justru letak permasalahan pemerintahan negara kita," kata Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan dalam acara Pelantikan Pamong Praja Muda Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri Angkatan XXVII.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!