Bikin Konten Mendidik Merupakan Wujud Bela Negara

Jum'at, 10 September 2021 - 15:05 WIB
Dadang mengatakan, Indonesia memiliki potensi yang cukup besar, dengan populasi penduduk sekitar 271 juta serta pengguna gadget sebanyak hampir 170 juta. Situasi ini akan sangat berbahaya jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu ancaman yang harus terus diwaspadai adalah terorisme. Sebab, jaringan kelompok terorisme ini masih sering melakukan pembodohan dengan melakukan upaya propaganda melalui sosial media.

"Adanya content creator yang memberikan konten edukatif ini juga adalah salah satu upaya bela negara, untuk memberikan pembelajaran kepada masyarakat, untuk lebih baik dalam penggunaan sosmed. Untuk itu saya mengajak kepada saudara-saudara semua, untuk melakukan 3 yaitu saring sebelum sharing. Karena masyarakat harus bijaksana dalam menggunakan sosmed," katanya.

Baca juga: Kang Emil Minta Semua Pihak Turun Tangan Bela Negara Bantu Vaksinasi



Lebih lanjut alumni Akmil 1988 ini sangat berharap agar masyarakat ataupun para generasi muda yang berprofesi sebagai content creator bisa memberikan edukasi yang mencerahkan, menyejukan dan membuat damai, sehingga masyarakat mendapat suguhan suguhan yang positif.

"Mari kita memberikan apresiasi kepada anak muda yang selalu memberikan hal hal yang positif. Bela negara sekarang bukan untuk angkat senjata, tetapi orang-orang yang berkarya bukan yang banyak gaya, dengan mengancam dan menjelek-jelekkan," ujarnya.

Perwira tinggi berpangkat bintang dua yang pernah menjabat sebagai Kepala Biru Umum (Karoum) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini meminta kepada masyarakat untuk turut serta berperan dalam membuat karya-karya yang kreatif demi memajukan bangsa Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!