Komisi VIII DPR Awasi Pengelolaan Dana Haji untuk Investasi
Kamis, 09 September 2021 - 23:57 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Sadzili mengatakan, pihaknya secara berkala meminta pertanggung jawaban penggunaan dana haji yang dikelola BPKH. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Sadzili mengatakan, pihaknya secara berkala meminta pertanggung jawaban penggunaan dana haji yang dikelola Badan Pelaksana Keuangan Haji (BPKH) . Hal itu dilakukan sebagai bentuk pengawasan eksternal DPR terhadap kerja-kerja BPKH dalam mengelola keuangan haji.
"(DPR berperan) menerima pertanggung jawaban BPKH terhadap pelaksanaan pengelolaan haji setiap enam bulan sekali," katanya saat menjadi pemateri pada focus group discussion (FGD) bertajuk "Investasi Dana Haji dan Kemaslahatan Ummat" yang diselenggarakan oleh PTIQ Jakarta, Kamis (9/9/2021).
Rata-rata, kata dia, lama antrean haji di Indonesia yakni 21 tahun. Selama itu, dana haji dari masyarakat juga terhimpun semakin banyak. "Semakin lama antrean jamaah haji, semakin banyak dana setoran jamaah yang dikelola BPKH," ungkapnya. Baca juga: Guru Besar UMJ Sebut Pengelolaan Dana Haji oleh BPKH Sudah Lebih Baik
Sementara itu, Rektor PTIQ Jakarta, Nasaruddin Umar mengapresiasi kinerja BPKH selama ini. Dia mengatakan, BPKH telah melakukan beberapa terobosan penting dalam hal pengelolaan dana haji. "Ada beberapa terobosan yang juga harus diakui. Terakhir ini mengakuisisi Bank Muamalat. Itu luar biasa. Saya kira tidak gampang (mengakuisisi) itu. Itu prestasi yang paling puncak dicapai BPKH," katanya. Baca juga: Arab Saudi Sudah Oke soal Jamaah Umrah Indonesia yang Divaksin Sinovac
"(DPR berperan) menerima pertanggung jawaban BPKH terhadap pelaksanaan pengelolaan haji setiap enam bulan sekali," katanya saat menjadi pemateri pada focus group discussion (FGD) bertajuk "Investasi Dana Haji dan Kemaslahatan Ummat" yang diselenggarakan oleh PTIQ Jakarta, Kamis (9/9/2021).
Rata-rata, kata dia, lama antrean haji di Indonesia yakni 21 tahun. Selama itu, dana haji dari masyarakat juga terhimpun semakin banyak. "Semakin lama antrean jamaah haji, semakin banyak dana setoran jamaah yang dikelola BPKH," ungkapnya. Baca juga: Guru Besar UMJ Sebut Pengelolaan Dana Haji oleh BPKH Sudah Lebih Baik
Sementara itu, Rektor PTIQ Jakarta, Nasaruddin Umar mengapresiasi kinerja BPKH selama ini. Dia mengatakan, BPKH telah melakukan beberapa terobosan penting dalam hal pengelolaan dana haji. "Ada beberapa terobosan yang juga harus diakui. Terakhir ini mengakuisisi Bank Muamalat. Itu luar biasa. Saya kira tidak gampang (mengakuisisi) itu. Itu prestasi yang paling puncak dicapai BPKH," katanya. Baca juga: Arab Saudi Sudah Oke soal Jamaah Umrah Indonesia yang Divaksin Sinovac
Lihat Juga :