Waspada! Flu Dapat Memperparah COVID-19 pada Lansia
Senin, 06 September 2021 - 18:45 WIB
Menurut Pakar Penyakit Dalam Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo sekaligus profesor Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) dr Siti Setiati, jangan sampai karena masyarakat saat ini lebih fokus pada COVID-19 sehingga menganggap bahaya influenza hilang.
"Jangan salah, kedua penyakit ini bisa menjadi twindemic, loh! Artinya, muncul pada saat bersamaan," ujar Ati, sapaan dr Siti Setiati, Senin (6/9/2021).
Lansia yang terkena influenza dan COVID-19 di saat yang sama, menurut dia dapat mengalami kondisi yang sangat serius. Karenanya Ati mengimbau agar penyakit influenza tak diremehkan.
Pernyataan Ati juga didukung oleh penelitian di Inggris pada Januari hingga April 2020 lalu. Berdasarkan penelitian itu, diketahui dari 38 pasien berumur 60 tahun lebih yang terinfeksi flu dan COVID-19, 23 di antaranya meninggal dunia.
Tak hanya memperparah gejala COVID-19, virus influenza juga dapat mengakibatkan komplikasi serius hingga menyebabkan kematian pada penderitanya. Bronkitis atau pneumonia adalah komplikasi flu yang paling umum. Namun, flu juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, cedera ginjal akut hingga disfungsi hati.
"Jangan salah, kedua penyakit ini bisa menjadi twindemic, loh! Artinya, muncul pada saat bersamaan," ujar Ati, sapaan dr Siti Setiati, Senin (6/9/2021).
Lansia yang terkena influenza dan COVID-19 di saat yang sama, menurut dia dapat mengalami kondisi yang sangat serius. Karenanya Ati mengimbau agar penyakit influenza tak diremehkan.
Pernyataan Ati juga didukung oleh penelitian di Inggris pada Januari hingga April 2020 lalu. Berdasarkan penelitian itu, diketahui dari 38 pasien berumur 60 tahun lebih yang terinfeksi flu dan COVID-19, 23 di antaranya meninggal dunia.
Tak hanya memperparah gejala COVID-19, virus influenza juga dapat mengakibatkan komplikasi serius hingga menyebabkan kematian pada penderitanya. Bronkitis atau pneumonia adalah komplikasi flu yang paling umum. Namun, flu juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, cedera ginjal akut hingga disfungsi hati.
Lihat Juga :