Unhan Gelar Konferensi Internasional Farmasi Militer Bahas Ancaman Baru Pandemi
Sabtu, 04 September 2021 - 15:28 WIB
Konferensi internasional ini terbagi ke dalam sesi plenary, sesi teknologi farmasi dan sesi oral presentation. Sesi plenary dan sesi teknologi farmasi mengundang para ilmuwan terkemuka dunia yang tergabung ke dalam International Pharmaceutical Federation (FIP), dan beberapa angkatan bersenjata dari Amerika Serikat, Jerman, dan Belanda serta perguruan tinggi dari Inggris, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Singapura. Baca juga: Rektor Unhan Peringatkan Dunia Internasional Bahaya Biological Terrorism
Dari dalam negeri, tampil para guru besar dari Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Universitas Pancasila (UP). Sesi oral presentation menampilkan para akademisi dari berbagai universitas dari dalam negeri dan luar negeri. Antusiasme yang tinggi juga ditunjukkan oleh para militer berbagai negara untuk bersedia bekerja sama pada tingkatan teknis, penelitian dan produksi obat-obatan.
Hadir pula Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Daryono Hadi Tjahjono, Ketua Asosiasi Farmasi Indonesia Nurul Falah Edy Pariang, dan industri farmasi nasional dari PT. Kimia Farma, PT. Bio Farma, PT. Kalbe Farma, PT. Dexa Medica, dan PT. Indofarma.
Dari dalam negeri, tampil para guru besar dari Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Universitas Pancasila (UP). Sesi oral presentation menampilkan para akademisi dari berbagai universitas dari dalam negeri dan luar negeri. Antusiasme yang tinggi juga ditunjukkan oleh para militer berbagai negara untuk bersedia bekerja sama pada tingkatan teknis, penelitian dan produksi obat-obatan.
Hadir pula Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Daryono Hadi Tjahjono, Ketua Asosiasi Farmasi Indonesia Nurul Falah Edy Pariang, dan industri farmasi nasional dari PT. Kimia Farma, PT. Bio Farma, PT. Kalbe Farma, PT. Dexa Medica, dan PT. Indofarma.
(cip)
Lihat Juga :