TNI AD Resmi Hapus Tes Keperawanan Karena Melanggar HAM

Rabu, 01 September 2021 - 17:17 WIB


"Jadi perubahan tersebut (uji keperawanan) kebetulan memang yang sedang mencuat adalah pemeriksaan hymen. Padahal tak hanya itu. Gigi misalkan, bahwa tentara tak perang dengan gigi. Maka standar-standar pemeriksaan ini mulai ada revisi dan hal-hal lain," katanya.

Budiman memaparkan, selain tercantum di juknis, penghilangan tes keperawanan sudah mulai diaplikasikan sejak para calon prajurit mengisi formulir pendaftaran. Namun, pemeriksaan selaput dara masih bisa saja dilakukan dengan beberapa catatan, seperti yang disebut hymen inferforata.

"Di mana seorang wanita memiliki hymen tapi tak ada lubangnya. Ini jarang terjadi. Namun jika ini terjadi, ditemukan wanita itu juga kebetulan mengalami keterlambatan menstruasi, ketika daftar tentara hymen belum ada lubangnya, itu darah menstruasi akan tertutup dan ditolong, diberi lubang. Hanya itu saja, itu pun jika ditemukan," katanya.

Baca juga: Houthi Akan Lakukan Tes Keperawanan terhadap Model Yaman Intisar al-Hammadi
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!