Cerita Mahfud MD Soal Stereotip Terhadap Orang Madura di Acara Dialog Teraten se-Dunia

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 21:01 WIB


Hal senada juga ditegaskan budayawan dan penyair asal Madura, D. Zawawi Imron. Menurutnya, orang Madura punya tugas untuk mengharumkan Indonesia, tak ada alasan orang Madura tidak cinta Indonesia. "Kita perlu punya semangat seperti Trunojoyo untuk mengharumkan Madura yaitu dengan memperbagus tatakramanya. Dari Madura untuk Indonesia, orang Madura perlu mengharumkan Indonesia, kita bersujud di bumi Indonesia, bila saatnya kita mati kita akan tidur dalam pelukan bumi Indonesia. Tidak ada alasan orang Madura untuk tidak cinta Indonesia, tidak cinta tanah air," papar Zamawi.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Chairul Anam yang juga mahasiswa doktoral Universitas Charles Praha Republik Ceko, menegaskan pentingnya peningkatan sumber daya manusia agar bisa memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa. "Bapak saya tidak lulus SD, ummi saya tidak sekolah, tapi selalu mendorong putra-putranya sekolah dengan berbagai keterbatasan. Pendidikan paling penting dalam peningkatan sumberdaya manusia," ujar Anam.

Kata pria asal Bangkalan ini, investasi bidang pendidikan juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan produktivitas. Acara dihadiri empat bupati di pulau Madura.

Turut hadir pula tokoh Madura di pentas nasional, seperti eks Kapolri Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti, tokoh Madura dari berbagai daerah di Indonesia dan diaspora Madura di berbagai belahan dunia seperti Amerika, Ceko, Mesir, Jerman, Denmark, Belanda, Australia, Jepang, Arab Saudi, Kanada, Tunisia, Kuwait, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura. Riezky Maulana
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!