IBI: 40% Kematian Ibu Hamil-Bersalin di Jawa Barat Akibat COVID-19

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 13:31 WIB
Sementara itu, Emi mengatakan rata-rata kematian ibu hamil ini di usia kandungan trimester terakhir. “Di berbagai bermacam-macam usia kehamilan banyak juga. Di trimester-trimester terakhir banyak di trimester terakhir.”

Dia pun memberikan contoh yakni putri Gubernur Sumatera Selatan yang meninggal saat melahirkan bayi kembar dan dalam keadaan positif COVID-19. “Ini contohnya ya kemarin di Sumatera Selatan, barangkali dapat informasi ya ada putri gubernur itu meninggal melahirkan dengan seksio sesaria, kembar, ternyata dia itu memang positif COVID-19.”

“Nah jadi memang risiko ibu hamil besar untuk tertular tidak. Tapi kalau dia sempat tertular, resiko untuk mendapatkan gejala atau efek yang lebih berat, di situlah itu resikonya ibu hamil. Termasuk penggunaan obat-obat dan semuanya,” sambung Emi. Baca juga: Data Ikatan Bidan Indonesia, 51% Ibu Hamil Terpapar Covid-19 Tanpa Gejala

Oleh karena itu, Emi meminta bahwa permasalahan ini harus segera diantisipasi oleh pemerintah. “Nah itulah yang saya sampaikan, di Jawa Barat itu 40% kematian ibu hamil pada masa pandemi COVID-19 tahun ini itu disebabkan karena COVID-19. Belum lagi kita bicara bahwa kematian ibu hamil yang karena bukan COVID-19 ini belum selesai, ini ditambah lagi 40% oleh COVID-19, ini saya rasa yang perlu diantisipasi oleh pemerintah,” tegas Emi.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!