Kunjungi Kalimantan Selatan, Menko Airlangga Pastikan Sinergi dan Kolaborasi dalam Penanganan Pandemi Covid-19
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 15:22 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Ketua KPC-PEN meninjau langsung Provinsi Kalimantan Selatan yang saat ini 6 dari 13 Kabupaten/Kota di wilayahnya harus menerapkan PPKM Level 4. Foto/Istimewa
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya dengan keras untuk dapat menangani dan mengendalikan pandemi Covid-19 serta sekaligus mengantisipasi dan menanggulangi dampak yang terjadi. Berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) guna menekan laju penularan Covid-19 sejak awal Juli yang lalu.
Penerapan PPKM di setiap daerah selalu dilakukan evaluasi dan monitoring atas pelaksanaannya, karena meski mulai terjadi penurunan kasus aktif di beberapa daerah, namun masih terdapat daerah yang mengalami peningkatan kasus. Salah satu daerah di luar Jawa Bali yang kasus aktifnya cukup tinggi adalah Kalimantan Selatan, dengan Tingkat Keterisian RS (BOR) juga tertinggi ketiga secara nasional (60%), Tingkat Kematian (CFR) 3,1% sedikit di atas nasional, Testing yang masih rendah dengan positivity-rate yang tinggi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) pada Jumat (20/8/2021) meninjau secara langsung Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang saat ini enam dari 13 Kabupaten/ Kota di wilayahnya harus menerapkan PPKM Level 4.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai program dan upaya dalam pengendalian Covid-19 dapat dilaksanakan di lapangan. Juga mengecek pelaksanaan koordinasi, sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di dalam melaksanakan berbagai program, mulai percepatan Vaksinasi, penyediaan fasilitas Isolasi Terpusat, ketersediaan Obat dan Oksigen dan juga mengecek PPKM Mikro di desa-desa yang menjadi percontohan dalam penerapan protocol Kesehatan dan pelaksanaan isolasi secara terpusat.
Penerapan PPKM di setiap daerah selalu dilakukan evaluasi dan monitoring atas pelaksanaannya, karena meski mulai terjadi penurunan kasus aktif di beberapa daerah, namun masih terdapat daerah yang mengalami peningkatan kasus. Salah satu daerah di luar Jawa Bali yang kasus aktifnya cukup tinggi adalah Kalimantan Selatan, dengan Tingkat Keterisian RS (BOR) juga tertinggi ketiga secara nasional (60%), Tingkat Kematian (CFR) 3,1% sedikit di atas nasional, Testing yang masih rendah dengan positivity-rate yang tinggi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) pada Jumat (20/8/2021) meninjau secara langsung Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang saat ini enam dari 13 Kabupaten/ Kota di wilayahnya harus menerapkan PPKM Level 4.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai program dan upaya dalam pengendalian Covid-19 dapat dilaksanakan di lapangan. Juga mengecek pelaksanaan koordinasi, sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di dalam melaksanakan berbagai program, mulai percepatan Vaksinasi, penyediaan fasilitas Isolasi Terpusat, ketersediaan Obat dan Oksigen dan juga mengecek PPKM Mikro di desa-desa yang menjadi percontohan dalam penerapan protocol Kesehatan dan pelaksanaan isolasi secara terpusat.
Lihat Juga :