Pesantren Jadi Sentra Vaksin, Percepatan Vaksinasi dan Herd Immunity Mudah Terwujud

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 08:29 WIB
Namun, kata dia, semenjak Pandemi Covid-19 menerpa bangsa ini, aktivitas belajar mengajar para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) mengalami banyak gangguan. Dia menuturkan, aktivitas belajar mengajar yang relatif dilaksanakan secara tatap muka kini tak lagi bisa diselenggarakan dengan maksimal. "Tak hanya itu, selama Pandemi ini tidak sedikit para santri dan juga ulama yang terpapar Covid-19," imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan menurut data yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), sebanyak 584 kiai dan ulama telah meninggal dunia karena Covid-19. Dia menambahkan secara keseluruhan, di 2021 ini jumlah pesantren di seluruh Indonesia berjumlah 31.385 Ponpes. "Tercatat sebanyak 4,29 juta orang santri bermukim di Pesantren. Bila ditambah dengan santri yang pulang pergi pondok, jumlahnya bisa mencapai 18 juta orang," ungkapnya.

Untuk pengajar, kata dia, tercatat 1,5 juta orang yang mengabdikan diri untuk pesantren di seluruh Indonesia. Jika dikalkulasi secara keseluruhan jumlah santri, sambung dia, pengajar dan ulama yang tersebar di seluruh Indonesia hampir menyentuh angka 20 juta. "Melihat data santri dan ulama Indonesia di atas, sangat masuk akal bila memosisikan Pondok Pesantren sebagai salah satu sentra Vaksinasi Nasional," ujarnya.

Dia menilai program percepatan Vaksinasi Nasional yang digaungkan oleh Presiden Jokowi akan lebih mudah direalisasikan mengingat kecukupan lahan yang dimiliki Pesantren. Dia berpendapat, pondok pesantren bisa juga menjadi salah satu sentra bagi warga sekitar untuk mendapatkan vaksin. "Selain itu pola pendekatan berbasis komunitas (Pesantren) ini akan lebih memudahkan kerja pemerintah untuk mempercepat mewujudkan Kekebalan Kelompok (Herd Immunity) di Indonesia," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!