Kunjungan ke Klinik Terapi COVID-19, Satgas DPR Harap Bisa Diterapkan di Rumah Sakit
Selasa, 10 Agustus 2021 - 22:09 WIB
"Ini momentumnya. Kami semua di satgas akan mendukung siapa saja yang menghasilkan obat dan alkes dalam negeri yang berguna bagi penanganan pandemi COVID-19," kata Melki.
Sementara itu, ahli dari Klinik Hayandra, dr Karina F Moegni, SpBP menjelaskan secara singkat proses terapinya. Menurutnya, terapi ini bekerja untuk menurunkan badai sitokin dengan antiinflamasi yang terkandung di dalam trombosit pasien. Selain itu, diharapkan terjadi perbaikan sel-sel yang rusak akibat virus Corona.
Dari hasil uji klinis fase 1 dan 2, dia melanjutkan, pihaknya menemukan ada penurunan angka kematian pada pasien gejala berat hingga kritis. Baca juga: Update Pasien Covid di Rusun Pasar Rumput, 487 Dirawat 225 Laki-laki dan 262 Perempuan
"Sebelumnya COVID-19 terapi ini sudah banyak digunakan di seluruh Indonesia untuk banyak kasus termasuk antiaging, pain management, ortopedi dan lain-lain. Tapi indikasi untuk penggunaan COVID-19, ini yang baru," papar dr Karina.
Sementara itu, ahli dari Klinik Hayandra, dr Karina F Moegni, SpBP menjelaskan secara singkat proses terapinya. Menurutnya, terapi ini bekerja untuk menurunkan badai sitokin dengan antiinflamasi yang terkandung di dalam trombosit pasien. Selain itu, diharapkan terjadi perbaikan sel-sel yang rusak akibat virus Corona.
Dari hasil uji klinis fase 1 dan 2, dia melanjutkan, pihaknya menemukan ada penurunan angka kematian pada pasien gejala berat hingga kritis. Baca juga: Update Pasien Covid di Rusun Pasar Rumput, 487 Dirawat 225 Laki-laki dan 262 Perempuan
"Sebelumnya COVID-19 terapi ini sudah banyak digunakan di seluruh Indonesia untuk banyak kasus termasuk antiaging, pain management, ortopedi dan lain-lain. Tapi indikasi untuk penggunaan COVID-19, ini yang baru," papar dr Karina.
(kri)
Lihat Juga :