Angka Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100 Ribu, IDI: 598 di Antaranya Dokter
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 10:34 WIB
Baca juga: Kelompok Usia Produktif Dominasi Jumlah Kematian akibat Covid-19 pada Juli 2021
Laporan dari lapangan, ungkap Zubairi, puskesmas dan pasien itu memang kesulitan menghubungi hotline rumah sakit. "Mereka coba menghubungi namun tidak ada yang angkat. Akibatnya, ambulans dari puskesmas tidak bisa jalan ke rumah sakit. Pasien pun tidak tertangani dan akhirnya meninggal," paparnya.
Jadi, Zubairi memohon agar hotline di rumah sakit itu dibuka dan direspons. "Karena ambulans dari puskesmas baru bisa berangkat kalau rumah sakit yang dituju memberi jaminan. Namanya hotline ya harus merespons, apa pun kondisinya. Paling tidak memberi informasi faktual saat itu," kata Zubairi.
Kemudian, Zubairi, ada juga yang patut jadi sorotan yaitu keberadaan laboratorium yang menjadi tempat tes antigen dan PCR yang jumlahnya banyak sekali. Harusnya mereka punya kewajiban untuk memberikan konsultasi dan merujuk pasien ke puskesmas atau rumah.
Baca juga: Jalan Berliku Pembayaran Insentif Nakes Pelayanan COVID-19, Ini Penjelasannya
Laporan dari lapangan, ungkap Zubairi, puskesmas dan pasien itu memang kesulitan menghubungi hotline rumah sakit. "Mereka coba menghubungi namun tidak ada yang angkat. Akibatnya, ambulans dari puskesmas tidak bisa jalan ke rumah sakit. Pasien pun tidak tertangani dan akhirnya meninggal," paparnya.
Jadi, Zubairi memohon agar hotline di rumah sakit itu dibuka dan direspons. "Karena ambulans dari puskesmas baru bisa berangkat kalau rumah sakit yang dituju memberi jaminan. Namanya hotline ya harus merespons, apa pun kondisinya. Paling tidak memberi informasi faktual saat itu," kata Zubairi.
Kemudian, Zubairi, ada juga yang patut jadi sorotan yaitu keberadaan laboratorium yang menjadi tempat tes antigen dan PCR yang jumlahnya banyak sekali. Harusnya mereka punya kewajiban untuk memberikan konsultasi dan merujuk pasien ke puskesmas atau rumah.
Baca juga: Jalan Berliku Pembayaran Insentif Nakes Pelayanan COVID-19, Ini Penjelasannya
Lihat Juga :