Ajak Sosialisasikan Fatwa, MUI Ungkap 3 Cara Cegah Hoaks dan Hadapi Fitnah
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 09:50 WIB
"Nabi sendiri tidak mampu mengatasi persoalan sebenarnya. Tapi, akhirnya ada intervensi langsung wahyu turun ayat surah An-Nur yang terklarifikasi semuanya selesai," jelas Kiai Masduki demikian dikutip pada laman resmi MUI, Jumat (6/8/2021).
Ia menambahkan setidaknya MUI mempunyai 3 rencana untuk menanggulangi permasalahan hoax Covid-19 di Indonesia. Pertama, MUI akan segera menghubungi ormas-ormas Islam lain seperti NU, Muhamadiyah dan lainya.
Tujuannya, untuk mengidentifikasi siapa saja ulama berpengaruh mmeluruskan hoaks dan juga siapa saja ulama yang justru terpengaruh berita hoaks Covid-19. Kedua, MUI juga menyiapkan konten untuk menghadapi mereka yang tidak percaya pada Covid-19 dengan basis keilmuan.
"Jadi argumentasi-argumentasi harus kita bangun dengan basis-basis yang kuat secara keilmuan karena ulama itu tahu betul ya, karena mereka dasarnya adalah ilmu, kita coba gugah itu," jelasnya.
Ketiga, MUI akan mendatangi tokoh-tokoh ulama yang disegani di akar rumput. "MUI akan terus bekerja keras menggandeng ulama, ilmuwan dan tokoh masyarakat untuk melakukan dialog mencerahkan mereka yang termakan hoaks Covid-19 akan tercerahkan," harapnya.
Ia menambahkan setidaknya MUI mempunyai 3 rencana untuk menanggulangi permasalahan hoax Covid-19 di Indonesia. Pertama, MUI akan segera menghubungi ormas-ormas Islam lain seperti NU, Muhamadiyah dan lainya.
Tujuannya, untuk mengidentifikasi siapa saja ulama berpengaruh mmeluruskan hoaks dan juga siapa saja ulama yang justru terpengaruh berita hoaks Covid-19. Kedua, MUI juga menyiapkan konten untuk menghadapi mereka yang tidak percaya pada Covid-19 dengan basis keilmuan.
"Jadi argumentasi-argumentasi harus kita bangun dengan basis-basis yang kuat secara keilmuan karena ulama itu tahu betul ya, karena mereka dasarnya adalah ilmu, kita coba gugah itu," jelasnya.
Ketiga, MUI akan mendatangi tokoh-tokoh ulama yang disegani di akar rumput. "MUI akan terus bekerja keras menggandeng ulama, ilmuwan dan tokoh masyarakat untuk melakukan dialog mencerahkan mereka yang termakan hoaks Covid-19 akan tercerahkan," harapnya.
(maf)
Lihat Juga :