PPNA Lakukan Gerakan Revolusi Mental melalui Kampanye Pencegahan Perkawinan Anak
Rabu, 04 Agustus 2021 - 14:38 WIB
Selain itu, Koordinator Tim Kerja PP Muhammadiyah Faozan Amar, dalam materinya menyampaikan, perkawinan anak berkolerasi dengan kemiskinan. “Maka PPNA memiliki peran strategis untuk mengentaskan problem sosial ini, karena dikenal paling dekat dengan keluarga,” katanya. Baca juga: Zulhas Perintahkan Kader PAN Kerja Keras Bantu Masyarakat Hadapi Pandemi
Koordinator Sekretariat Gugus Tugas Nasional Gerakan Nasional Revolusi Mental Kemenko PMK Yayan Sopyani mengapresiasi program yang dilakukan oleh PPNA. “Pembangunan manusia unggul dan mandiri dimulai dari keluarga yang harmonis, perkawinan anak kontradiktif dengan keluarga harmonis,” ujarnya.
Narasumber lain, Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati, berpesan PPNA dapat melakukan kampanye pencegahan perkawinan anak secara efektif dengan melakukan edukasi dan kampanye yang tepat sasaran. “Anak, orang tua, kepala desa, ustaz, ustadzah, sekolah, rumah sakit dan komunitas remaja adalah bagian paling penting dalam pencegahan perkawinan anak,” pesannya.
Koordinator Sekretariat Gugus Tugas Nasional Gerakan Nasional Revolusi Mental Kemenko PMK Yayan Sopyani mengapresiasi program yang dilakukan oleh PPNA. “Pembangunan manusia unggul dan mandiri dimulai dari keluarga yang harmonis, perkawinan anak kontradiktif dengan keluarga harmonis,” ujarnya.
Narasumber lain, Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati, berpesan PPNA dapat melakukan kampanye pencegahan perkawinan anak secara efektif dengan melakukan edukasi dan kampanye yang tepat sasaran. “Anak, orang tua, kepala desa, ustaz, ustadzah, sekolah, rumah sakit dan komunitas remaja adalah bagian paling penting dalam pencegahan perkawinan anak,” pesannya.
(cip)
Lihat Juga :