Kisah Major Choi Jae Hoon, Perwira Korsel yang 2 Kali Ikut Pendidikan TNI AD
Rabu, 21 Juli 2021 - 16:57 WIB
Dari pendidikan inilah, dia berharap ke depannya sinergitas antara TNI AD dan Polri dapat lebih terbangun. Sebab, sinergitas amat diperlukan untuk menunjang tugas para aparat di lapangan.
"Kami bergabung di Seskoad, tentunya kami lebih mengenal, kita bisa berintegrasi, mendekatkan diri satu sama lain dan tentunya ke depannya nanti akan menciptakan kami dalam bertugas di lapangan, sinergitas kami yang lebih mendalam satu sama lain, yang mana, dengan sinergitas kami antara TNI AD dan Polri dapat menunjang pelaksanaan tugas kami," kata Ramelan dalam video yang diunggah oleh Dispenad, Rabu (21/7/2021).
Dalam pendidikan itu, terdapat lima perwira siswa dari negara sahabat yang berasal dari Malaysia, Singapura, Thailand, Pakistan, dan Korea Selatan. Salah satu perwira asal Korea Selatan, Major Choi Jae Hoon, mengaku telah dua kali mengikuti pendidikan regular Seskoad. Pendidikan pertama dijalani pada 2015 silam.
Baca juga: Perangi Covid-19, Seskoad Gelar Apel Luar Biasa
"Saya dulu pernah ikut pada tahun 2015, di Infanteri di Bandung, waktu itu saya memang kurang berbahasa Indonesia," ujar Major Choi Jae Hoon.
"Kami bergabung di Seskoad, tentunya kami lebih mengenal, kita bisa berintegrasi, mendekatkan diri satu sama lain dan tentunya ke depannya nanti akan menciptakan kami dalam bertugas di lapangan, sinergitas kami yang lebih mendalam satu sama lain, yang mana, dengan sinergitas kami antara TNI AD dan Polri dapat menunjang pelaksanaan tugas kami," kata Ramelan dalam video yang diunggah oleh Dispenad, Rabu (21/7/2021).
Dalam pendidikan itu, terdapat lima perwira siswa dari negara sahabat yang berasal dari Malaysia, Singapura, Thailand, Pakistan, dan Korea Selatan. Salah satu perwira asal Korea Selatan, Major Choi Jae Hoon, mengaku telah dua kali mengikuti pendidikan regular Seskoad. Pendidikan pertama dijalani pada 2015 silam.
Baca juga: Perangi Covid-19, Seskoad Gelar Apel Luar Biasa
"Saya dulu pernah ikut pada tahun 2015, di Infanteri di Bandung, waktu itu saya memang kurang berbahasa Indonesia," ujar Major Choi Jae Hoon.
Lihat Juga :