DPR Puji Menhan Sulap Fasilitas Kementerian Jadi Ruang Tambahan untuk Pasien Covid
Jum'at, 16 Juli 2021 - 10:42 WIB
Baca juga: Menhan Prabowo Tinjau Kesiapan Pusdiklat Jemenhan dan Pusbahasa Jadi RS COVID-19
"Kita prihatin sebab jumlah kasus positif Covid terus meningkat padahal PPKM Darurat sudah diterapkan di Jawa dan Bali sejak 3 Juli lalu," katanya.
Politikus Partai NasDem ini mengingatkan bahwa PPKM Darurat belum berakhir. Dia menyarankan pemerintah segera mengevaluasi dan menganalisa dengan data akurat.
Sebab, kata dia, klaster keluarga kini menjadi penyumbang terbesar kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dia menambahkan karena angka kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta tertinggi, maka Ibu Kota perlu perhatian khusus.
"Perlu diawasi dengan ketat pelaksanaan PPKM Darurat, sumber melonjaknya kasus positif ada di mana? Saatnya pemerintah pusat membedah secara objektif wilayah per wilayah yang kasus Covid di daerahnya masih terus meningkat," imbuhnya.
"Kita prihatin sebab jumlah kasus positif Covid terus meningkat padahal PPKM Darurat sudah diterapkan di Jawa dan Bali sejak 3 Juli lalu," katanya.
Politikus Partai NasDem ini mengingatkan bahwa PPKM Darurat belum berakhir. Dia menyarankan pemerintah segera mengevaluasi dan menganalisa dengan data akurat.
Sebab, kata dia, klaster keluarga kini menjadi penyumbang terbesar kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dia menambahkan karena angka kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta tertinggi, maka Ibu Kota perlu perhatian khusus.
"Perlu diawasi dengan ketat pelaksanaan PPKM Darurat, sumber melonjaknya kasus positif ada di mana? Saatnya pemerintah pusat membedah secara objektif wilayah per wilayah yang kasus Covid di daerahnya masih terus meningkat," imbuhnya.
Lihat Juga :