Penyelenggaraan Vaksinasi Harus Dibenahi, Jangan Sampai Jadi Cluster Penyebaran Covid-19
Selasa, 13 Juli 2021 - 21:24 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen mengapresiasi percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Namun, dia meminta pelaksanaan penyuntikan vaksin diperbaiki agar tidak menjadi ajang penularan virus corona.
"Saya melihat di beberapa daerah, serta pantauan dari tim, bahwa penyelenggaraan vaksinasi kurang optimal dari segi teknis. Di beberapa kawasan, vaksinasi justru menjadi tempat berkerumun karena tidak dikelola secara baik. Jangan sampai lokasi vaksinasi justru menjadi tempat penyebaran virus," kata politikus Fraksi PDIP ini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/7/2021).
Gus Nabil, sapaan akrabnya, yang hari ini memantau pelaksanaan vaksinasi di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan bersama dr Rheza Maulana (Rhemedi) dan Kapten Chb Roky Andarwanto (Bais TNI), mengusulkan perbaikan penyelenggaraan vaksinasi. Menurutnya, jadwal vaksinasi harus diatur sedemikian rupa dengan menggunakan teknologi digital (website dan lain sebagainya) atau melalui perangkat RT/RW, sehingga tidak ada penumpukan antrean warga. Protokol kesehatan juga harus diterapkan secara ketat dalam pelaksanaan vaksinasi, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
Baca juga: Wujudkan 1 Juta Vaksin Sehari, TNI AU Adakan Serbuan Vaksinasi di Satbravo 90
"Saya melihat di beberapa daerah, serta pantauan dari tim, bahwa penyelenggaraan vaksinasi kurang optimal dari segi teknis. Di beberapa kawasan, vaksinasi justru menjadi tempat berkerumun karena tidak dikelola secara baik. Jangan sampai lokasi vaksinasi justru menjadi tempat penyebaran virus," kata politikus Fraksi PDIP ini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/7/2021).
Gus Nabil, sapaan akrabnya, yang hari ini memantau pelaksanaan vaksinasi di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan bersama dr Rheza Maulana (Rhemedi) dan Kapten Chb Roky Andarwanto (Bais TNI), mengusulkan perbaikan penyelenggaraan vaksinasi. Menurutnya, jadwal vaksinasi harus diatur sedemikian rupa dengan menggunakan teknologi digital (website dan lain sebagainya) atau melalui perangkat RT/RW, sehingga tidak ada penumpukan antrean warga. Protokol kesehatan juga harus diterapkan secara ketat dalam pelaksanaan vaksinasi, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
Baca juga: Wujudkan 1 Juta Vaksin Sehari, TNI AU Adakan Serbuan Vaksinasi di Satbravo 90
Lihat Juga :