Menkes Ungkap Alasan TNI Ditunjuk Distribusikan Obat Covid-19

Selasa, 13 Juli 2021 - 20:07 WIB


"Mungkin bisa menyelamatkan yang butuh yang ada di rumah sakit, yang memang butuh sudah tinggal saatnya saja. Nah ini sama juga seperti obat. Saya juga melihat, saya gak bisa menyalahkan," katanya.

Mantan Wamen BUMN ini mengatakan, semisal ada satu perusahaan besar yang memborong obat sebanyak 20.000 azithromycin untuk cadangan, maka yang membutuhkan obat itu akan kehilangan aksesnya. Hal ini tidak masalah dilakukan jika memang cadangannya berlebih, tapi kondisi pandemi hari ini tidak memungkinkan hal itu.

"Tapi kalau boleh saya mengimbau mungkin lebih baik bukan sebagai cadangan tapi benar-benar dikonsumsi untuk orang yang sudah sakit," katanya.

Saat ini, menurut Budi, jumlah obat terbatas. Jadi, ia sekali lagi mengimbau masyarakat agar tidak membeli obat dan oksigen untuk stok cadangan untuk merasa aman saja, tapi perlu memperhatikan kebutuhan. Itulah kenapa, alur distribusi obat ini diatur oleh BPOM melalui apotek danrumah sakait (RS), jadi diberikan bagi orang-orang yang sakit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!