Soal Vaksin Berbayar, Ini Penjelasan Menkes dalam Raker dengan Komisi IX DPR

Selasa, 13 Juli 2021 - 13:12 WIB
"Vaksin gotong royong kita lihat harusnya masih bisa lebih cepat, karena swasta harusnya lebih cepat dari pemerintah untuk bisa mengakselerasi cakupan vaksinasi ini," ungkap BGS.

Mantan Wamen BUMN ini menambahkan, vaksinasi gotong royong ini juga tidak menggunakan APBN. Program ini anggarannya benar-benar bersumber dari BUMN dan perusahaan swasta.

"Jadi tidak ada keterlibatan negara dari sisi anggaran," tegasnya.

BGS menambahkan, vaksin gotong royong ini juga merupakan opsi dan bukan keharusan. Sehingga, semua rakyat tetap bisa mendapatkan akses ke program vaksinasi gratis. Untuk vaksin gotong royong ini ditetapkan bahwa hanya menggunakan merek Sinopharm dan Cansino, sehingga tidak akan berbenturan dengan program vaksin gratis dari pemerintah. "Dan diskusinya waktu itu juga disampaikan bahwa karena ini biayanya ditanggung individu, ini dapat dapat meringakan beban APBN," tutup BGS.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!