Cegah Stunting, BKKBN Jalin Kerja Sama dengan Danone Indonesia

Rabu, 07 Juli 2021 - 17:00 WIB


"Bicara masalah gizi, maka ada hal yang serius, yaitu stunting angka kita masih 27,7%, kemudian anemia kekurangan zat besi itu masih sangat dominan padahal anemia ini sangat mudah dikoreksi. Tapi kalau kita lihat sekarang ini ibu hamil bisa mencapai 48% anemia berdasarkan Riskesdas tahun 2018," ungkapnya.

Sebagai salah satu langkah, BKKBN juga memiliki program unggulan yakni program pembangunan keluarga kependudukan dan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia. Di saat yang bersamaan, Danone Indonesia memiliki payung integrasi program pencegahan stunting dalam payung 'Bersama Cegah Stunting'. Melalui nota kesepahaman ini, BKKBN dan Danone Indonesia akan melakukan sinergi pada kedua program ini.

Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto menyatakan, "Melalui visi One Planet One Health, kami percaya bahwa kesehatan bumi dan manusia harus berjalan bersama, termasuk dalam pencegahan stunting. Untuk itu, program Bersama Cegah Stunting hadir untuk membawa intervensi gizi spesifik dan sensitif dalam upaya pencegahan stunting. Beberapa di antaranya termasuk edukasi gizi dan pola hidup sehat bagi anak usia PAUD, SD, remaja, dan keluarga; edukasi kantin sehat; bantuan akses bersih; serta edukasi publik dan media massa," katanya.

Baca juga: Peringati Hari Keluarga Nasional, BKKBN Komitmen Tekan Angka Stunting
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!