Bupati Maluku Barat Daya Optimalkan Sumber Daya Lokal Hadapi COVID-19
Selasa, 06 Juli 2021 - 18:36 WIB
Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Benyamin Thomas Noach saat pemaparan dalam Indonesia Visionary Leader Season VIII Tahun 2021 yang digelar MNC Portal Indonesia secara virtual, Selasa (6/7/2021). Foto/Tangkapan Layar
JAKARTA - Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Benyamin Thomas Noach berupaya mengembangkan potensi pangan lokal yang bisa dikonsumsi warganya. Tujuannya agar warga tetap mandiri dan tidak terlalu bergantung kepada bantuan atau sembako terutama di masa pandemi COVID-19.
"COVID-19 memang sangat berdampak, kita coba cari investor ke Jakarta tapi karena wabah ini tidak jadi. Belajar dari hal tersebut, sesuai visi dan misi daerah kita ingin mewujudkan Maluku Barat Daya yang sejahtera, mandiri, berdaya saing berbasis sumber daya lokal dan berdaulat berdasarkan kearifan lokal dalam wadah NKRI," terang Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach dalam Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VIII Tahun 2021 yang digelar oleh MNC Portal Indonesia secara virtual, Selasa (6/7/2021).
Dia mengakui, sebagian pulau di wilayahnya adalah pulau kecil dan tandus. Namun, ada sejumlah pulau yang memiliki potensi kekayaan alam yang bisa menghasilkan gula merah, jagung, pisang, sehingga bisa diolah menjadi makanan pokok pengganti beras. Hal itu yang terus didorong agar makanan lokal bisa berdaya saing sehingga tidak selalu berantung kepada beras yang memang sulit tumbuh di wilayahnya.
Baca juga: Tujuh Kepala Daerah Ikuti IVL Season VIII
"COVID-19 memang sangat berdampak, kita coba cari investor ke Jakarta tapi karena wabah ini tidak jadi. Belajar dari hal tersebut, sesuai visi dan misi daerah kita ingin mewujudkan Maluku Barat Daya yang sejahtera, mandiri, berdaya saing berbasis sumber daya lokal dan berdaulat berdasarkan kearifan lokal dalam wadah NKRI," terang Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach dalam Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VIII Tahun 2021 yang digelar oleh MNC Portal Indonesia secara virtual, Selasa (6/7/2021).
Dia mengakui, sebagian pulau di wilayahnya adalah pulau kecil dan tandus. Namun, ada sejumlah pulau yang memiliki potensi kekayaan alam yang bisa menghasilkan gula merah, jagung, pisang, sehingga bisa diolah menjadi makanan pokok pengganti beras. Hal itu yang terus didorong agar makanan lokal bisa berdaya saing sehingga tidak selalu berantung kepada beras yang memang sulit tumbuh di wilayahnya.
Baca juga: Tujuh Kepala Daerah Ikuti IVL Season VIII
Lihat Juga :