Terima Jadi Wantim Kadin, Anindya Utamakan Kepentingan Nasional
Rabu, 30 Juni 2021 - 17:40 WIB
Keputusan Anindya juga dianggap sejalan dengan contoh yang diberikan Presiden Jokowi. Yaitu sikap yang merangkul demi persatuan.
Keputusan Anindya bersedia menjadi Wantim Kadin diambil usai bertemu Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/6). Anindya datang bersama Arsjad RasjidKetua Umum Kadin IndonesiaRosan P Roeslani.
“Kami dari dunia usaha sepakat untuk bermusyawarah. Dengan bermusyawarah ini, kita akan fokus untuk membuat Kadin lebih kuat, Kadin bersatu dan bisa maju bersama,” ucap Anindya, usai pertemuan.
Menurut dia, musyawarah dilakukan mengingat Indonesia masih dilanda pandemi wabah COVID-19. Para pengusaha ingin memberikan contoh untuk mengutamakan kebersamaan.
“Mudah-mudahan kita bisa menghadapi pandemi ini justru menjadi naik kelas. Justru membuat Kadin ini sebagai payung dunia usaha yang bisa mumpuni,” ujarnya.
Keputusan Anindya bersedia menjadi Wantim Kadin diambil usai bertemu Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/6). Anindya datang bersama Arsjad RasjidKetua Umum Kadin IndonesiaRosan P Roeslani.
“Kami dari dunia usaha sepakat untuk bermusyawarah. Dengan bermusyawarah ini, kita akan fokus untuk membuat Kadin lebih kuat, Kadin bersatu dan bisa maju bersama,” ucap Anindya, usai pertemuan.
Menurut dia, musyawarah dilakukan mengingat Indonesia masih dilanda pandemi wabah COVID-19. Para pengusaha ingin memberikan contoh untuk mengutamakan kebersamaan.
“Mudah-mudahan kita bisa menghadapi pandemi ini justru menjadi naik kelas. Justru membuat Kadin ini sebagai payung dunia usaha yang bisa mumpuni,” ujarnya.
Lihat Juga :