Jokowi: PPKM Darurat Harus Dilakukan Demi Menekan Penyebaran Covid-19
Rabu, 30 Juni 2021 - 15:22 WIB
Lalu sisi supply dan produksi mulai menggeliat. Misalnya nilai ekspor tumbuh 58%, impor bahan buku tumbuh 79%, impor barang modal tumbuh 35%, konsumsi listrik tumbuh 28%. Atas pertumbuhan positif itu maka Jokowi optimistis ekonomi Indonesia akan kembali pulih asalkan Covidnya bisa ditekan. "Optimisme ada tetapi problemnya ada di Covid yang belum bisa kita tekan, kita kurangi dan kita selesaikan," imbuh Jokowi.
Saat ini, kata Jokowi, beleid PPKM Darurat tengah masuk tahap finalisasi kajian. Namun untuk detail penerapan kebijakan tersebut beserta durasinya dirinya belum bisa menjelaskan. Di sisi lain, Jokowi mengungkapkan PPKM Darurat ini akan diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukannya.
"Tidak tahu keputusannya apakah seminggu atau dua minggu, karena petanya sudah kita ketahui semuanya, khusus di Pulau Jawa dan Bali karena di sini ada 44 kabupaten dan kota serta 6 provinsi yang nilai assessment nya 4," pungkas dia.
Saat ini, kata Jokowi, beleid PPKM Darurat tengah masuk tahap finalisasi kajian. Namun untuk detail penerapan kebijakan tersebut beserta durasinya dirinya belum bisa menjelaskan. Di sisi lain, Jokowi mengungkapkan PPKM Darurat ini akan diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukannya.
"Tidak tahu keputusannya apakah seminggu atau dua minggu, karena petanya sudah kita ketahui semuanya, khusus di Pulau Jawa dan Bali karena di sini ada 44 kabupaten dan kota serta 6 provinsi yang nilai assessment nya 4," pungkas dia.
(cip)
Lihat Juga :