Menyentuh, Ini Pesan Megawati untuk Para CEO Unicorn dan Milenial
Selasa, 29 Juni 2021 - 21:51 WIB
Untuk itu, Megawati mengingatkan yang paling penting buat anak muda adalah, jangan melupakan jati diri kalian. Untuk mengetahui jati diri itu menurutnya mudah, yakni jangan lupa sejarah bangsa. Karena, ada perjalanan sejarah bangsa Indonesia yang sepertinya akan diputus menjadi seperti tidak ada perjuangan pada masa sebelum masa kemerdekaan sampai setelah merdeka. “Dan itu dibumikan oleh Bung Karno diidampingi Bung Hatta ketika disebut Proklamasi, memproklamasikan kemerdekaan kita, membentuk sebuah negara dan bangsa,” jelasnya. Baca juga: Bahas Visi Bung Karno, Megawati Kembali Singgung Trisila dan Ekasila
Oleh karena itu, kata Mega, harusnya kalian juga merasakan ini. Megawati pun mengajak hadirin dan narasumber yang memiliki karir yang bagus untuk membayangkan, jika sebuah negara seperti Palestina sampai hari ini belum bisa menikmati kemerdekaannya terjadi di Indonesia. “Bisa terbayangkan nggak? kalian tinggal di Indonesia, ini negeri kita tapi tidak bisa tidak bisa merasakan rasa kemerdekaan itu. Makannya tadi saya bilang, tadi kalau mau pidato pasti saya bilang merdeka, dan itu spontan. Kalau saya kampanye itu luar biasa, yang datang luar biasa, dan mereka sudah tahu, pasti selalu kalau saya bilang merdeka. Bukan “ayo kita sama-sama mengucapkan kata merdeka”, lalu kalian jawabnya “merdeka”,” beber ibu Puan Maharani itu.
“Aduh, saya jengkelnya luar biasa. tidak ada fighting spirit yang diutamakan dari negeri ini adalah fighting spirit, supaya apa? supaya kita dapat menolong rakyat Indonesia, itu grassroot kita. Tanpa mereka ya tentu dong pasti yang punya bagian karir itu tidak akan ada yang nonton, yakinlah. Toh sekarang semuanya karena Covid melalui webinar,” pungkasnya.
Oleh karena itu, kata Mega, harusnya kalian juga merasakan ini. Megawati pun mengajak hadirin dan narasumber yang memiliki karir yang bagus untuk membayangkan, jika sebuah negara seperti Palestina sampai hari ini belum bisa menikmati kemerdekaannya terjadi di Indonesia. “Bisa terbayangkan nggak? kalian tinggal di Indonesia, ini negeri kita tapi tidak bisa tidak bisa merasakan rasa kemerdekaan itu. Makannya tadi saya bilang, tadi kalau mau pidato pasti saya bilang merdeka, dan itu spontan. Kalau saya kampanye itu luar biasa, yang datang luar biasa, dan mereka sudah tahu, pasti selalu kalau saya bilang merdeka. Bukan “ayo kita sama-sama mengucapkan kata merdeka”, lalu kalian jawabnya “merdeka”,” beber ibu Puan Maharani itu.
“Aduh, saya jengkelnya luar biasa. tidak ada fighting spirit yang diutamakan dari negeri ini adalah fighting spirit, supaya apa? supaya kita dapat menolong rakyat Indonesia, itu grassroot kita. Tanpa mereka ya tentu dong pasti yang punya bagian karir itu tidak akan ada yang nonton, yakinlah. Toh sekarang semuanya karena Covid melalui webinar,” pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :