Menyentuh, Ini Pesan Megawati untuk Para CEO Unicorn dan Milenial
Selasa, 29 Juni 2021 - 21:51 WIB
Presiden RI ke-5 sekaligus Megawati Soekarnoputri berpesan kepada kaum milenial dan para founder dan CEO unicorn agar memiliki fighting spirit. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Dalam sarasehan nasional yang digelar Megawati Institute, Presiden RI ke-5 sekaligus Megawati Soekarnoputri menyampaikan sejumlah pesan kepada kaum milenial, termasuk para founder dan CEO unicorn dan start up beken di Tanah Air yang juga menjadi narasumber.
“Setelah kemerdekaan saya rasa masih ada lah sisa-sisanya yang belum fading away. Sekarang pak jokowi bilang kalian masuk generasi milenial, saya pernah mengatakan kan di sebuah webinar, pak Jokowi anak2 milenial jangan terlalu dimanja, wah viralnya langsung. saya merasa hidup kami zaman itu,” kata Mega dalam sarasehan yang bertajuk “Anak Muda Membaca Bung Karno” yang disiarkan daring di kanal Megawati Institute, Selasa (29/6/2021).
Megawati melanjutnya, dirinya yang lahir pada tahun 1947, ia mengalami sedikit-sedikit perjuangan menuju kemerdekaan. Jadi, ia dapat merasakan sisa-sisa perjuangan itu. Pertama, tolong diingat bahwa anak muda siapapun dia, harus punya fighting spirit. “Tanpa fighting spirit maka kita tidak bisa jadi bangsa yang besar,” imbuhnya. Baca juga: Megawati Heran Ada yang Tidak Suka dengan Pancasila
Menurut Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) ini, karena persoalan politik, nama Bung Karno sepertinya ingin ditiadakan dalam sejarah bangsa Indonesia, tetapi karena apa yang diajarkan Bung Karno dari ide-ide pemikirannya yang sudah melampaui zamannya, nama Bung Karno tetap ada. “Saya bilang begini, orang mulai membully saya. Tentu saja Bu Mega anaknya Bung Karno, lalu saya pernah dibilang begitu, masa saya mesti ngaku anaknya si Polan? Saya memang putrinya Bung Karno, tetapi saya juga pengikut pemikiran beliau, atau yang disebut ajaran-ajaran Bung Karno yang menurut saya sangat logic, realistis dan melewati zamannya,” ungkap Mega.
“Setelah kemerdekaan saya rasa masih ada lah sisa-sisanya yang belum fading away. Sekarang pak jokowi bilang kalian masuk generasi milenial, saya pernah mengatakan kan di sebuah webinar, pak Jokowi anak2 milenial jangan terlalu dimanja, wah viralnya langsung. saya merasa hidup kami zaman itu,” kata Mega dalam sarasehan yang bertajuk “Anak Muda Membaca Bung Karno” yang disiarkan daring di kanal Megawati Institute, Selasa (29/6/2021).
Megawati melanjutnya, dirinya yang lahir pada tahun 1947, ia mengalami sedikit-sedikit perjuangan menuju kemerdekaan. Jadi, ia dapat merasakan sisa-sisa perjuangan itu. Pertama, tolong diingat bahwa anak muda siapapun dia, harus punya fighting spirit. “Tanpa fighting spirit maka kita tidak bisa jadi bangsa yang besar,” imbuhnya. Baca juga: Megawati Heran Ada yang Tidak Suka dengan Pancasila
Menurut Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) ini, karena persoalan politik, nama Bung Karno sepertinya ingin ditiadakan dalam sejarah bangsa Indonesia, tetapi karena apa yang diajarkan Bung Karno dari ide-ide pemikirannya yang sudah melampaui zamannya, nama Bung Karno tetap ada. “Saya bilang begini, orang mulai membully saya. Tentu saja Bu Mega anaknya Bung Karno, lalu saya pernah dibilang begitu, masa saya mesti ngaku anaknya si Polan? Saya memang putrinya Bung Karno, tetapi saya juga pengikut pemikiran beliau, atau yang disebut ajaran-ajaran Bung Karno yang menurut saya sangat logic, realistis dan melewati zamannya,” ungkap Mega.
Lihat Juga :