Dijuluki King of Lip Service, Jokowi Minta Rektorat Tak Halangi BEM UI

Selasa, 29 Juni 2021 - 18:19 WIB
Presiden Jokowi meminta Rektorat Universitas Indonesia (UI) tidak menghalang-halangi BEM UI untuk mengekspresikan pendapatnya. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Rektorat Universitas Indonesia (UI) tidak menghalang-halangi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI untuk mengekspresikan pendapatnya.

Hal itu dikatakan Jokowi untuk menanggapi kritik BEM UI yang menjuluki dirinya The King of Lip Service. "Ya saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa, dan ini negara demokrasi jadi kritik itu boleh-boleh saja, dan universitas tidak apa, tidak perlu menghalangi mahasiwa untuk berkespresi," ujarnya, Selasa (29/6/2021).



Namun demikian, Jokowi mengingatkan agar kritik perlu disampaikan dengan memerhatikan tata krama dan sopan santun. "Ingat kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopansantunan, ya saya kira biasa saja, mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat," tuturnya. Baca juga: Dapat Julukan Baru dari BEM UI, Jokowi Ngaku Sudah Punya Banyak Julukan

Kepala Negara mengaku sejak lama telah menerima berbagai julukan, mulai dari klemar-klemer, plonga-plongo, otoriter, bebek lumpuh, bapak bipang hingga terakhir The King of Lip Service. Baca juga: Senyum Manis Jokowi saat Tanggapi Julukan The King of Lip Service
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!