Epidemiolog Australia: Varian Delta Lebih Berisiko Menular pada Anak
Jum'at, 25 Juni 2021 - 17:11 WIB
"Yang namanya proporsi kalau misalkan kematian pada COVID-19 ini kalau dibagi secara global 1%, kalau untuk kategori anak misalkan di level global infeksi pada anak 1-3%. Kalau di Indonesia 1% nya untuk Indonesia itu besar jumlahnya," jelas Dicky
Apalagi proporsi menular virus ini lebih besar. Angka reproduksi COVID-19 varian Delta adalah 8. Artinya satu orang positif COVID-19 varian Delta bisa menular kepada 8 orang lainnya.
"Kalau di anak saja tinggi, apalagi di dewasa jauh lebih tinggi. Yang dilaporkan sekarang berarti belum mendekati kebenarannya," kata Dicky.
Dicky Budiman mengungkap pada kategori anak misalkan kasusnya 12%, pada kategori dewasa masih banyak yang belum terdeteksi varian Delta-nya. Untuk kematian pada global untuk kasus COVID-19 pada anak itu di bawah 0,3%. Tapi untuk Indonesia 0,3% cukup besar. Baca juga: COVID-19 Mewabah di Jakarta, Swab Test Gratis dan Santunan Rp25 Juta Disiapkan Perusahaan Ini
"Jadi ini pesannya serius, jadi pemerintah dan masyarakat harus mendukung kebijakan yang melindungi dan berpihak pada anak," tandas Dicky.
Apalagi proporsi menular virus ini lebih besar. Angka reproduksi COVID-19 varian Delta adalah 8. Artinya satu orang positif COVID-19 varian Delta bisa menular kepada 8 orang lainnya.
"Kalau di anak saja tinggi, apalagi di dewasa jauh lebih tinggi. Yang dilaporkan sekarang berarti belum mendekati kebenarannya," kata Dicky.
Dicky Budiman mengungkap pada kategori anak misalkan kasusnya 12%, pada kategori dewasa masih banyak yang belum terdeteksi varian Delta-nya. Untuk kematian pada global untuk kasus COVID-19 pada anak itu di bawah 0,3%. Tapi untuk Indonesia 0,3% cukup besar. Baca juga: COVID-19 Mewabah di Jakarta, Swab Test Gratis dan Santunan Rp25 Juta Disiapkan Perusahaan Ini
"Jadi ini pesannya serius, jadi pemerintah dan masyarakat harus mendukung kebijakan yang melindungi dan berpihak pada anak," tandas Dicky.
(kri)
Lihat Juga :