Kasus COVID-19 Melonjak, Pengurus Kadin Daerah Ramai-ramai Minta Munas Ditunda

Jum'at, 18 Juni 2021 - 10:38 WIB
Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Daerah ramai-ramai mengirim surat ke Kadin Indonesia untuk menunda pelaksanaan Munas VIII di Kendari tersebut. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Gelombang kasus COVID-19 terus menanjak tajam. Kamis (17/6/2021) kemarin terjadi penambahan kasus baru tertinggi sebanyak 12.624 dalam sehari. Jumlah kasus 2 juta sudah di depan mata. Beberapa daerah juga sudah dinyatakan sebagai zona merah.

Dengan kondisi ini, beberapa pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Daerah khawatir pelaksanaan Munas VIII Kadin di Kendari, 30 Juni nanti malah membuat kasus COVID-19 semakin tinggi lagi. Atas hal itu, mereka pun ramai-ramai mengirim surat ke Kadin Indonesia untuk menunda pelaksanaan Munas tersebut. Baca juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Ketua DPD RI Minta Tunda Agenda Pertemuan Besar



Yang sudah mengirimkan surat secara resmi antara lain Kadin Jawa Timur, Kadin Bali, Kadin Nusa Tenggara Barat, dan Kadin Riau. Yang lainnya, ikut menyampaikan meski dengan lisan.

Ketua Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara mengatakan jajaran Pengurus dan Dewan Pertimbangan Kadin Jawa Barat melalui rapat sepakat meminta Munas Kadin di Kendari ditunda. "COVID-19 meningkat, kita harus jaga kesehatan bersama. Jangan sampai orang Kadin justru membuat klaster baru. Sia-sia lah kerja keras Kadinmembantu pemerintah melalui vaksin Gotong Royong," tegas Cucu dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!