Elektabilitas Ganjar Konsisten Teratas, Mungkinkah Dipertimbangkan PDIP?
Kamis, 10 Juni 2021 - 12:13 WIB
Selain itu, kata dia, PDIP tentu punya gengsi. Karena merupakan partai besar, maka PDIP dinilai tidak rela mendapatkan posisi calon wakil presiden (Cawapres) di 2024 nanti.
"Kalau tokoh PDIP Capres, PDIP berpotensi kinclong kalau tidak terjadi split tiket voting, figur yang kuat mendongkrak elektabilitas partai, apakah Prananda effect atau Puan effect lebih kuat daya magnet elektoralnya ketimbang PDIP effect atau sebaliknya, namun tentu ini perlu diuji," ujarnya.
Baca juga: Bambang Pacul Sebut Puan Realistis Jadi Cawapres, Eks Sekjen PDIP: Bermanuver Sah Saja
Pangi yakin PDIP tetap bakal menghitung secara cermat dan terukur langkah-langkah politiknya. PDIP diyakini mengupayakan agar jagoannya di Pilpres tidak kalah serta kembali memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg).
"Cuma kan begini, PDIP hari ini belum punya kader meritokrasi yang betul-betul kuat dan leading elektabilitasnya sendiri, ini saya perhatikan masih kompetitif, artinya enggak ada juga yang terlalu menonjol sendiri elektabilitasnya, dulu Jokowi begitu, beliau leading sendiri bahkan elektabilitasnya enggak ada yang mencoba menyalip, menonjol elektoralnya dibandingkan tokoh Capres lain," imbuhnya.
"Kalau tokoh PDIP Capres, PDIP berpotensi kinclong kalau tidak terjadi split tiket voting, figur yang kuat mendongkrak elektabilitas partai, apakah Prananda effect atau Puan effect lebih kuat daya magnet elektoralnya ketimbang PDIP effect atau sebaliknya, namun tentu ini perlu diuji," ujarnya.
Baca juga: Bambang Pacul Sebut Puan Realistis Jadi Cawapres, Eks Sekjen PDIP: Bermanuver Sah Saja
Pangi yakin PDIP tetap bakal menghitung secara cermat dan terukur langkah-langkah politiknya. PDIP diyakini mengupayakan agar jagoannya di Pilpres tidak kalah serta kembali memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg).
"Cuma kan begini, PDIP hari ini belum punya kader meritokrasi yang betul-betul kuat dan leading elektabilitasnya sendiri, ini saya perhatikan masih kompetitif, artinya enggak ada juga yang terlalu menonjol sendiri elektabilitasnya, dulu Jokowi begitu, beliau leading sendiri bahkan elektabilitasnya enggak ada yang mencoba menyalip, menonjol elektoralnya dibandingkan tokoh Capres lain," imbuhnya.
Lihat Juga :