Keinginan Masyarakat Melek Internet Dinilai Kurang Didukung Infrastruktur
Jum'at, 04 Juni 2021 - 11:00 WIB
Hal inilah yang menjadi perhatian khusus bagi para pemangku kebijakan dan pelaku di industri internet. Zulfadly Syam, Ketua Bidang Koordinasi dan Pengembangan Wilayah APJII mengatakan, Republik ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan negara lain, yakni sebagai negara kepulauan. Begitu juga dengan membangun infrastruktur internetnya.
Baca juga: Murah Bingit! Harga Paket Internet 5G Telkomsel Rp26 ribu Kuota 126GB
"Intinya begini, kalau kita mau melakukan pemerataan akses internet, kita harus buat dulu masyarakat itu melek internet. Sayangnya memang, keinginan masyarakat untuk melek internet ini kadang tidak berbanding lurus dengan infrastruktur yang ada. Pemerataan penetrasi internet bisa terwujud jika penyebaran infrastruktur dilakukan secara massif," ungkap Zul.
Lebih lanjut dia mengatakan, pemerataan akses internet secara baik harus dilakukan oleh seluruh komponen industri ini. Salah satu solusinya adalah memberikan kesempatan bagi perusahaan-perusahaan internet atau ISP lokal melayani daerah-daerah di wilayahnya yang belum terkoneksi.
"Salah satu solusinya adalah daerah-daerah yang belum tercover internet, terutama yang secara economic scale-nya bagi perusahaan besar tidak bisa masuk, menjadi peluang bagi ISP-ISP lokal untuk melayani daerah tersebut," jelas Zul.
Baca juga: Murah Bingit! Harga Paket Internet 5G Telkomsel Rp26 ribu Kuota 126GB
"Intinya begini, kalau kita mau melakukan pemerataan akses internet, kita harus buat dulu masyarakat itu melek internet. Sayangnya memang, keinginan masyarakat untuk melek internet ini kadang tidak berbanding lurus dengan infrastruktur yang ada. Pemerataan penetrasi internet bisa terwujud jika penyebaran infrastruktur dilakukan secara massif," ungkap Zul.
Lebih lanjut dia mengatakan, pemerataan akses internet secara baik harus dilakukan oleh seluruh komponen industri ini. Salah satu solusinya adalah memberikan kesempatan bagi perusahaan-perusahaan internet atau ISP lokal melayani daerah-daerah di wilayahnya yang belum terkoneksi.
"Salah satu solusinya adalah daerah-daerah yang belum tercover internet, terutama yang secara economic scale-nya bagi perusahaan besar tidak bisa masuk, menjadi peluang bagi ISP-ISP lokal untuk melayani daerah tersebut," jelas Zul.
Lihat Juga :