Heboh Anggaran Jumbo Rp1.760 T, Wamenhan Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Signifikan

Senin, 31 Mei 2021 - 19:44 WIB
Adapun sistem pembiayaan, menurut Herindra, ini masih usulan, realisasinya perlu dipikirkan nanti. Intinya, anggaran itu bukan untuk Kemhan tapi untuk alutsista, karena selama ini pemenuhan anggarannya baru 0,8% dari GDP (gross domestic product) atau PDB. Anggaran Kemhan akan sama saja, hanya saja skemanya yang berbeda.

"Ya intinya gini ya, Kemhan itu tidak akan, anggaran selama ini kan 0,8% dari GDP, kita minta itu saja, enggak akan ada kenaikan anggaran secara signifikan itu saja. Sama saja. Nanti skemanya saja yang berbeda, tapi anggaran tetap," tegasnya.

Soal bagaimana skemanya, dia meminta media untuk melihat dan menunggu, karena ini masih bersifat usulan. "Ya nanti kita lihat nanti lah, kita baru rencana," pungkasnya sambil berlalu. Baca juga: Prabowo Absen Rapat DPR, Effendi Simbolon: Apa Kita Harus Panggil Paksa

Sebelumnya, Pengamat Militer, Connie Rahakundini Bakrie yang menyebut bahwa Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) mencapai Rp1.760 triliun atau setara USD142 miliar.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!