Polisikan Akun Pemfitnah, Ustaz Adi Hidayat: Semuanya Sudah Kami Siapkan
Senin, 31 Mei 2021 - 16:42 WIB
Kemudian sambung Ustaz Adi Hidayat, ada konten-konten yang membenturkan dengan pemeluk agama lain, ini sudah bahaya situasinya, jadi walaupun disadari atau tidak motifnya, apapun diingatkan tidak klarifikasi, kemudian seakan ingin menguatkan.
"Kita tidak dalam konteks kuat-kuatan, kita dalam konteks menegakan hukum dan ini akan diuji di pengadilan. Sekali lagi tolong jangan siapkan materai karena saya sudah punya banyak materai," ungkapnya.
"Ini harus kita uji dengan baik seingga konstruksi hukunya jelas dan kita mendapatkan keadilan, dan pada akhirnya hal-hal semaca ini bisa hilang dari bumi Indonesia," tambah UAH.
Sebelumnya, UAH dan timnya berhasil menggalang donasi kurang lebih Rp30 miliar untuk rakyat Palestina. Penyaluran dana terbagi dalam tiga hal. Pertama, untuk memenuhi kebutuhan mendesak Palestina yang saat ini sedang di agresi oleh Israel.
Kedua, donasi tersebut telah diberikan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) lalu diberikan langsung untuk Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair al-Shun. Ketiga, donasi digunakan untuk mendukung pendidikan warga Palestina yang studi di Indonesia.
Namun demikian, donasi yang digalang UAH dan tim diduga mendapat ujaran bernuansa fitnah di media sosial. Materi fitnah tersebut berisi tidak semuanya donasi yang berhasil digalang UAH disalurkan untuk Palestina, atau dengan kata lain ditilap.
"Kita tidak dalam konteks kuat-kuatan, kita dalam konteks menegakan hukum dan ini akan diuji di pengadilan. Sekali lagi tolong jangan siapkan materai karena saya sudah punya banyak materai," ungkapnya.
"Ini harus kita uji dengan baik seingga konstruksi hukunya jelas dan kita mendapatkan keadilan, dan pada akhirnya hal-hal semaca ini bisa hilang dari bumi Indonesia," tambah UAH.
Sebelumnya, UAH dan timnya berhasil menggalang donasi kurang lebih Rp30 miliar untuk rakyat Palestina. Penyaluran dana terbagi dalam tiga hal. Pertama, untuk memenuhi kebutuhan mendesak Palestina yang saat ini sedang di agresi oleh Israel.
Kedua, donasi tersebut telah diberikan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) lalu diberikan langsung untuk Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair al-Shun. Ketiga, donasi digunakan untuk mendukung pendidikan warga Palestina yang studi di Indonesia.
Namun demikian, donasi yang digalang UAH dan tim diduga mendapat ujaran bernuansa fitnah di media sosial. Materi fitnah tersebut berisi tidak semuanya donasi yang berhasil digalang UAH disalurkan untuk Palestina, atau dengan kata lain ditilap.
(maf)
Lihat Juga :