Fahri Hamzah Sebut KPK Pernah Lakukan Malapraktik di Masa Lalu
Senin, 31 Mei 2021 - 07:57 WIB
Sebagaimana diketahui, sebanyak 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang diadakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Maret 2021 silam menjadi polemik di publik karena dianggap melemahkan KPK.
Penyidik senior KPK, Novel Baswedan menilai proses Tes Wawasan Kebangsaan tidak memiliki standar yang jelas dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan juga tidak relevan.
Pegiat Antikorupsi dan mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dalam akun Twitternya pada Minggu (30/5/2021) mengatakan sudah ada 693 pegawai KPK yang menyatakan solidaritasnya untuk nasib 75 pegawai KPK tersebut.
"Sampai Minggu pagi ini, Pk.09.05 WIB, brtambah terus jd 693 Pegawai KPK nyatakan solidaritasnya utk #75PegawaiKPK. Mereka menolak penyingkiran Pegawai KPK berintegritas & tdk terjebak dg narasi adu domba. Kita paham, ini bukan ttg lulus/tidak, tp tes yg bermasalah," kata Febri Diansyah.
Penyidik senior KPK, Novel Baswedan menilai proses Tes Wawasan Kebangsaan tidak memiliki standar yang jelas dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan juga tidak relevan.
Pegiat Antikorupsi dan mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dalam akun Twitternya pada Minggu (30/5/2021) mengatakan sudah ada 693 pegawai KPK yang menyatakan solidaritasnya untuk nasib 75 pegawai KPK tersebut.
"Sampai Minggu pagi ini, Pk.09.05 WIB, brtambah terus jd 693 Pegawai KPK nyatakan solidaritasnya utk #75PegawaiKPK. Mereka menolak penyingkiran Pegawai KPK berintegritas & tdk terjebak dg narasi adu domba. Kita paham, ini bukan ttg lulus/tidak, tp tes yg bermasalah," kata Febri Diansyah.
(cip)
Lihat Juga :