Indonesia-Turki Kolaborasi Bangun Peralatan Tempur, Tank Harimau Jadi Bukti

Minggu, 30 Mei 2021 - 14:56 WIB
Kini, Indonesia tengah berupaya mengembalikan kekuatan militernya melalui peningkatan kemampuan dan kemandirian industri pertahanan dalam negeri (Inhan). Hal ini penting karena kemandirian dalam memproduksi peralatan perang akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dari negara-negara asing.



Salah satu negara yang digandeng Indonesia untuk memperkuat industri pertahanan dalam negeri adalah Turki. Kekuatan militer negara yang dipimpin oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Berdasarkan analisis data Global Fire Power, negara ini menduduki peringkat ke 11 dunia dalam hal kekuatan militer.

Kerja sama pertahanan Indonesia-Turki saat ini mengalami perkembangan yang cukup membanggakan. Belum lama ini, Indonesia bersama Turki berhasil mengembangkan medium tank yang diberi nama Harimau. Tank yang dilengkapi dengan Kanon 105 mm dan senapan mesin kaliber 7,62 mm ini memiliki daya gempur maksimum.

Tank yang memiliki berat antara 30-35 ton ini didesain khusus untuk daerah operasi tropis seperti hutan karena memiliki bobot yang lebih ringan. Saat ini, tank yang dibanderol dengan harga USD7 juta atau setara Rp101 miliar dengan kurs Rp14.500 ini mulai menarik minat sejumlah negara, salah satunya adalah Filipina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!