Sangat Masuk Akal kalau Megawati Calonkan Trah Bung Karno, yang Jadi Soal...
Jum'at, 28 Mei 2021 - 13:06 WIB
"Sekarang akan ada pemilihan presiden lagi, sangat masuk akal kalau Ibu Mega akan mencalonkan anaknya, trah Bung Karno. Yang jadi soal adalah, bagaimana nanti perkembangannya, apakah saat pemilihan diadakan Ibu Puan Maharani bisa meyakinkan atau Ibu Mega berhasil diyakinkan bahwa calon beliau itu bisa mengungguli calon-calon lain, karena ini kan perkembangan masih jalan. Saya tidak tahu siapa saja dan pasangan siapa aja yang maju menjadi calon presiden dan calon wakil presiden yang akan berhadapan pada pemilu yang akan datang, pilpres yang akan datang," jelasnya di Channel YouTube Karni Ilyas Club, dikutip SINDOnews, Jumat (28/5/2021).
Ditanya soal kemungkinan duet Prabowo Subianto-Puan Maharani, Salim berpikir-pikir apakah Megawati mau menerima kenyataan politik bahwa Puan Maharani hanya pantas dicalonkan menjadi wakil presiden, mendampingi Prabowo Subianto. "Saya agak ragu apakah Ibu Mega mau melakukan hal itu, mengorbitkan putrinya, trah Bung Karno, untuk hanya menjadi wakil presiden," ujarnya.
Baca juga: Ganjar Tidak Mungkin Berkonfrontasi dengan Siapa Pun di PDIP
Salim mengatakan, dalam politik ada yang disebut riil politik. Pada 2014, ketika Mega menerima dan mencalonkan Joko Widodo (Jokowi), beliau menerima kenyataan riil politik. "Paling tidak beliau berhasil mencegah Prabowo menjadi presiden. Untuk itu beliau dukung Jokowi dan berhasil. Kalkulasi Bu Mega berhasil, benar, bahwa Jokowi bisa menang dan memang menang," ujarnya.
Dia menambahkan, seandainya jelang Pilpres 2024 ada keraguan dari Mega bahwa Puan tidak mungkin jadi presiden, mungkin karena survei atau apa, apakah Mega mau menerima putrinya hanya menjadi wakil presiden dan membiarkan Prabowo menjadi presiden? "Itu satu pertanyaan. Jangan lupa, pada saat itu nanti kemungkinan ada pasangan-pasangan lain yang akan bertarung. Nah, kita lihat perkembangannya. Sehingga sekarang orang boleh menduga-duga, tetapi saya kira kalau kita mau realistis, kita lihat
Ditanya soal kemungkinan duet Prabowo Subianto-Puan Maharani, Salim berpikir-pikir apakah Megawati mau menerima kenyataan politik bahwa Puan Maharani hanya pantas dicalonkan menjadi wakil presiden, mendampingi Prabowo Subianto. "Saya agak ragu apakah Ibu Mega mau melakukan hal itu, mengorbitkan putrinya, trah Bung Karno, untuk hanya menjadi wakil presiden," ujarnya.
Baca juga: Ganjar Tidak Mungkin Berkonfrontasi dengan Siapa Pun di PDIP
Salim mengatakan, dalam politik ada yang disebut riil politik. Pada 2014, ketika Mega menerima dan mencalonkan Joko Widodo (Jokowi), beliau menerima kenyataan riil politik. "Paling tidak beliau berhasil mencegah Prabowo menjadi presiden. Untuk itu beliau dukung Jokowi dan berhasil. Kalkulasi Bu Mega berhasil, benar, bahwa Jokowi bisa menang dan memang menang," ujarnya.
Dia menambahkan, seandainya jelang Pilpres 2024 ada keraguan dari Mega bahwa Puan tidak mungkin jadi presiden, mungkin karena survei atau apa, apakah Mega mau menerima putrinya hanya menjadi wakil presiden dan membiarkan Prabowo menjadi presiden? "Itu satu pertanyaan. Jangan lupa, pada saat itu nanti kemungkinan ada pasangan-pasangan lain yang akan bertarung. Nah, kita lihat perkembangannya. Sehingga sekarang orang boleh menduga-duga, tetapi saya kira kalau kita mau realistis, kita lihat
Lihat Juga :