Pemerintah Diminta Libatkan BPPT Tangkal Kebocoran Data Publik
Jum'at, 28 Mei 2021 - 12:34 WIB
Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PKS, Mulyanto mendorong BPPT dan otoritas Ristek Indonesia untuk mengembangkan teknologi pencegahan dan penangkal kebocoran data digital itu. Foto/dpr.go.id
JAKARTA - Kasus bocornya data 279 juta peserta BPJS Kesehatan yang dijual di Raid Forums disoroti Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PKS, Mulyanto. Mulyanto mendorong Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan otoritas Ristek Indonesia untuk mengembangkan teknologi pencegahan dan penangkal kebocoran data digital itu.
"Jangan malah sibuk untuk melebur BPPT. Justru lembaga litbang ini sangat penting untuk segera mengembangkan teknologi yang handal, agar kita dapat melindungi kerahasiaan data publik," kata Mulyanto, Jumat (28/5/2021). Baca juga: Anggapan PDIP Bikin Drama Naikkan Nama Ganjar Pranowo Dinilai Keliru
Menurut Mulyanto, SDM BPPT memiliki kompetensi yang andal di bidang IT. Karena itu sangat penting untuk didayagunakan bagi kepentingan keamanan nasional seperti ini.
Mantan Sesmen Ristek era SBY ini menyesalkan adanya tindak jual beli data kependudukan. Menurutnya, tindakan ini termasuk kejahatan dan harus segera ditindak.
"Jangan malah sibuk untuk melebur BPPT. Justru lembaga litbang ini sangat penting untuk segera mengembangkan teknologi yang handal, agar kita dapat melindungi kerahasiaan data publik," kata Mulyanto, Jumat (28/5/2021). Baca juga: Anggapan PDIP Bikin Drama Naikkan Nama Ganjar Pranowo Dinilai Keliru
Menurut Mulyanto, SDM BPPT memiliki kompetensi yang andal di bidang IT. Karena itu sangat penting untuk didayagunakan bagi kepentingan keamanan nasional seperti ini.
Mantan Sesmen Ristek era SBY ini menyesalkan adanya tindak jual beli data kependudukan. Menurutnya, tindakan ini termasuk kejahatan dan harus segera ditindak.
Lihat Juga :