Sudah Terkumpul Rp500 Juta, Muhammadiyah Targetkan Kirim Rp2 Miliar ke Palestina
Selasa, 18 Mei 2021 - 14:29 WIB
Muhammadiyah akan mengirimkan dana bantuan kemanusiaan Rp2 miliar ke Palestina. Foto/suaramuhammadiyah
JAKARTA - Lebih dari sepekan pertempuran antara Israel dan Palestina hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Kedua pihak kembali melanjutkan serangan dan menambah jumlah korban jiwa dan luka-luka. Otoritas kesehatan Gaza menyebutkan korban tewas dari pihak Palestina mencapai 212 jiwa, termasuk 61 anak-anak dan 36 wanita, sejak pertempuran dimulai pada Senin (10/5/2021).
Menyikapi hal ini, Pimpinan Pusat Muhammadiyah beerinisiatif menggalang dana bantuan kemanusiaan untuk Palestina melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu).
"Kami sebelumnya sudah rapat untuk berkoordinasi mengumpulkan dana dengan lembaga zakat Muhammadiyah Lazismu dan telah menggalang dana selama empat hari," kata Kepala Humas dan Protokoler PP Muhammadiyah Zainal Abidin saat dihubungi Selasa,(18/05/2021).
Baca juga: Aksi Solidaritas Palestina, KSPI Longmarch ke Kantor PBB hingga Kedubes Amerika
Berdasarkan hasil rapat pada minggu ada sejumlah poin penting yang dihasilkan. Pertama, Muhammadiyah segera membuka layanan dompet bantuan melalui Lazismu. Kedua, Muhammadiyah akan segera menyalurkan sejumlah dana yang telah terkumpul melalui Kementerian Kesehatan Palestina dengan bantuan keuangan dan diharapkan dapat dibelikan obat-obatan yang bisa digunakan oleh korban krisis Palestina.
"Baru empat hari kami galang dana, jumlahnya sampai saat ini masih dihitung namun diperkirakan sekitar Rp500 juta dan akan bertambah setiap harinya. Kami targetkan penggalangan dana ini Rp2 miliar dari warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” papar Zainal.
Menyikapi hal ini, Pimpinan Pusat Muhammadiyah beerinisiatif menggalang dana bantuan kemanusiaan untuk Palestina melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu).
"Kami sebelumnya sudah rapat untuk berkoordinasi mengumpulkan dana dengan lembaga zakat Muhammadiyah Lazismu dan telah menggalang dana selama empat hari," kata Kepala Humas dan Protokoler PP Muhammadiyah Zainal Abidin saat dihubungi Selasa,(18/05/2021).
Baca juga: Aksi Solidaritas Palestina, KSPI Longmarch ke Kantor PBB hingga Kedubes Amerika
Berdasarkan hasil rapat pada minggu ada sejumlah poin penting yang dihasilkan. Pertama, Muhammadiyah segera membuka layanan dompet bantuan melalui Lazismu. Kedua, Muhammadiyah akan segera menyalurkan sejumlah dana yang telah terkumpul melalui Kementerian Kesehatan Palestina dengan bantuan keuangan dan diharapkan dapat dibelikan obat-obatan yang bisa digunakan oleh korban krisis Palestina.
"Baru empat hari kami galang dana, jumlahnya sampai saat ini masih dihitung namun diperkirakan sekitar Rp500 juta dan akan bertambah setiap harinya. Kami targetkan penggalangan dana ini Rp2 miliar dari warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” papar Zainal.
Lihat Juga :