Muhammadiyah Harap Diplomasi Indonesia lewat OKI Bisa Hentikan Kekejaman Israel
Senin, 17 Mei 2021 - 10:16 WIB
"Dan sekarang beliau akan hadir dalam sidang OKI membahas masalah palestina. Sebagai menlu tentu beliau sangat paham tentang ideologi bangsa Indonesia, di mana di dalam pembukaan uud 1945 dikatakan bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa oleh karena itu penjajahan di atas bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan," tambahnya.
Menurut Anwar, apa yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina adalah jelas-jelas menjajah tanah dan rakyat Palestina. Baca juga: Pernyataan Bersama Presiden Jokowi, PM Malaysia, dan Sultan Brunei Kutuk Keras Agresi Israel ke Palestina
Menurutnya, tindakan mereka yang kasar yang tidak segan-segan membunuh serta menembaki rakyat Palestina yang tidak berdosa bahkan mereka tanpa merasa bersalah sedikitpun membunuh kaum perempuan dan anak-anak serta mengobrak abrik dan mengganggu umat islam yang sedang beribadah, hal ini tentu jelas-jelas tidak lagi sesuai dengan nilai-nilai serta prinsip-prinsip perikemanusiaan dan perikeadilan.
"Oleh karena itu saya sangat berharap ibu Menlu agar dapat mendorong persatuan dan kesatuan di kalangan negara-negara OKI sehingga OKI diharapkan akan bisa memaksa israel menghentikan pencaplokan tanah-tanah dari rakyat palestina dan menghentikan segala bentuk tindakan biadab yang dilakukannya," ujarnya.
Sebaliknya kata Anwar, jika Israel tidak mau mendengar dan mengindahkan peringatan OKI tersebut serta tetap bersikap keras kepala maka secara pribadi memang ia sangat berharap agar dunia islam bisa bersatu dan secara terukur menyerang Israel dari berbagai penjuru serta memboikot ekonominya supaya mereka bisa bertekuk lutut dan mau mematuhi keputusan-keputusan lembaga internasional serta menjunjung tinggi nilai-nilai perikemanusiaan dan perikeadilan.
Menurut Anwar, apa yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina adalah jelas-jelas menjajah tanah dan rakyat Palestina. Baca juga: Pernyataan Bersama Presiden Jokowi, PM Malaysia, dan Sultan Brunei Kutuk Keras Agresi Israel ke Palestina
Menurutnya, tindakan mereka yang kasar yang tidak segan-segan membunuh serta menembaki rakyat Palestina yang tidak berdosa bahkan mereka tanpa merasa bersalah sedikitpun membunuh kaum perempuan dan anak-anak serta mengobrak abrik dan mengganggu umat islam yang sedang beribadah, hal ini tentu jelas-jelas tidak lagi sesuai dengan nilai-nilai serta prinsip-prinsip perikemanusiaan dan perikeadilan.
"Oleh karena itu saya sangat berharap ibu Menlu agar dapat mendorong persatuan dan kesatuan di kalangan negara-negara OKI sehingga OKI diharapkan akan bisa memaksa israel menghentikan pencaplokan tanah-tanah dari rakyat palestina dan menghentikan segala bentuk tindakan biadab yang dilakukannya," ujarnya.
Sebaliknya kata Anwar, jika Israel tidak mau mendengar dan mengindahkan peringatan OKI tersebut serta tetap bersikap keras kepala maka secara pribadi memang ia sangat berharap agar dunia islam bisa bersatu dan secara terukur menyerang Israel dari berbagai penjuru serta memboikot ekonominya supaya mereka bisa bertekuk lutut dan mau mematuhi keputusan-keputusan lembaga internasional serta menjunjung tinggi nilai-nilai perikemanusiaan dan perikeadilan.
Lihat Juga :