Usman Hamid: Melawan Korupsi dan Kedzaliman Wajib Dilindungi Bukan Disingkirkan
Kamis, 13 Mei 2021 - 08:10 WIB
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia (AII), Usman Hamid menilai Tes Wawasan Kebangsaan pegawai KPK menjadi benar jika didasarkan dengan nilai-nilai kebajikan. Foto/SINDOnews/Raka Dwi
JAKARTA - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia (AII), Usman Hamid menilai Tes Wawasan Kebangsaan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi benar jika didasarkan dengan nilai-nilai kebajikan.
Hal tersebut disampaikan Usman saat menjadi Khatib pada Salat Idul Fitri berjamaah secara virtual dengan tajuk Kembali ke Fitrah: KPK dan Kewajiban Membela Keadilan. Baca juga: Unggah Pernyataan Lama Jokowi Perangi Korupsi dan Perkuat KPK, Ernest Prakasa: Pak, Gemes Deh
"Khatib berwasiat kepada diri sendiri dan jamaah tidak ada yang salah dari Wawasan Kebangsaan sejauh itu di dasarkan pada nilai-nilai kebajikan dan melawan kekejian," ujar Usman dalam acara tersebut, Kamis (13/5/2021).
Menurut Usman, hal yang wajar dalam diri manusia untuk mencintai Tanah Air dan penduduknya dengan cara mengamalkan agamanya keyakinannya dalam menunaikan tugas negara atau tugas-tugas lainnya. Hal tersebut pun harus dilindungi bukan disingkirkan.
Hal tersebut disampaikan Usman saat menjadi Khatib pada Salat Idul Fitri berjamaah secara virtual dengan tajuk Kembali ke Fitrah: KPK dan Kewajiban Membela Keadilan. Baca juga: Unggah Pernyataan Lama Jokowi Perangi Korupsi dan Perkuat KPK, Ernest Prakasa: Pak, Gemes Deh
"Khatib berwasiat kepada diri sendiri dan jamaah tidak ada yang salah dari Wawasan Kebangsaan sejauh itu di dasarkan pada nilai-nilai kebajikan dan melawan kekejian," ujar Usman dalam acara tersebut, Kamis (13/5/2021).
Menurut Usman, hal yang wajar dalam diri manusia untuk mencintai Tanah Air dan penduduknya dengan cara mengamalkan agamanya keyakinannya dalam menunaikan tugas negara atau tugas-tugas lainnya. Hal tersebut pun harus dilindungi bukan disingkirkan.
Lihat Juga :