Kemenkes Tambah Kapasitas Tempat Tidur RS Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19
Selasa, 11 Mei 2021 - 08:39 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersiap mengantisipasi tren lonjakan kasus COVID-19 pasca libur panjang Lebaran atau Idul Fitri 2021. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersiap mengantisipasi tren lonjakan kasus COVID-19 pasca libur panjang Lebaran atau Idul Fitri 2021 . Sejumlah langkah antisipasi Kemenkes di antaranya mendata seluruh kapasitas tempat tidur di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Indonesia, pendataan farmasi dan alat kesehatan serta melakukan pendampingan ketat pada daerah yang terindikasi terjadi tren kenaikan kasus.
“Lebaran sudah dekat. Tugas kami adalah mempersiapkan kondisi terburuk, saya merasa dan berharap Insya Allah ini tidak terjadi, tetapi kalaupun terjadi peningkatan penularan kita ingin melakukan antisipasi agar kita tidak kaget. Sejak Januari yang penting diantisipasi adalah kesediaan tempat tidur RS, kesiapan obat-obatan dan fasilitas lainnya yakni oksigen,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin (BGS), dikutip dari laman resmi Kemenkes, Selasa (11/5/2021). Baca juga: Lima Daftar Ulama yang Wafat Selama Pandemi COVID-19
Secara keseluruhan, berdasarkan data yang dihimpun Kemenkes jumlah tempat tidur yang tersedia sebanyak 390 ribu unit, yang mana 70 ribu di antaranya digunakan untuk pelayanan COVID-19. Saat ini tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien COVID-19 sekitar 23 ribuan.
Sementara untuk ruang ICU, secara nasional ada sekitar 22 ribu yang diperuntukkan untuk COVID-19 sebanyak 7.500 unit. Dengan tingkat keterisian ICU sekitar 2.500.
“Lebaran sudah dekat. Tugas kami adalah mempersiapkan kondisi terburuk, saya merasa dan berharap Insya Allah ini tidak terjadi, tetapi kalaupun terjadi peningkatan penularan kita ingin melakukan antisipasi agar kita tidak kaget. Sejak Januari yang penting diantisipasi adalah kesediaan tempat tidur RS, kesiapan obat-obatan dan fasilitas lainnya yakni oksigen,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin (BGS), dikutip dari laman resmi Kemenkes, Selasa (11/5/2021). Baca juga: Lima Daftar Ulama yang Wafat Selama Pandemi COVID-19
Secara keseluruhan, berdasarkan data yang dihimpun Kemenkes jumlah tempat tidur yang tersedia sebanyak 390 ribu unit, yang mana 70 ribu di antaranya digunakan untuk pelayanan COVID-19. Saat ini tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien COVID-19 sekitar 23 ribuan.
Sementara untuk ruang ICU, secara nasional ada sekitar 22 ribu yang diperuntukkan untuk COVID-19 sebanyak 7.500 unit. Dengan tingkat keterisian ICU sekitar 2.500.
Lihat Juga :