Sindiran Abdul Mu’ti tentang Jipang-Bipang dan Permintaan Maaf

Senin, 10 Mei 2021 - 17:24 WIB
Baca juga: Muhammadiyah Keluarkan Tuntunan Idulfitri dalam Kondisi Pandemi Covid-19, Ini Isinya

Karena itu, dia menyarankan seseorang yang salah dalam pengucapan atau menulis untuk meminta maaf, bukan sebaliknya malah berapologi, mencaricari alasan untuk membela diri.

”(minta) Maaf itu indah. (minta) Maaf itu menjaga marwah,” kata Mu’ti.

Kata jipang dan bipang belakangan memenuhi ruang publik gara-gara video promosi kuliner nusantara dalam momentum Lebaran oleh Presiden Jokowi. Dalam video tersebut Jokowi mencontohkan kuliner khas Kalimantan, yaitu bipang ambawang.

Pernyataan itu langsung memicu kontroversi karena kuliner tersebut adalah babi panggang, yang diharamkan bagi umat Islam. Tetapi juru bicara presiden Fadjroel Rahman berkelit dengan mengatakan apa yang dimaksud Jokowi adalah jipang, makanan ringan yang cukup dikenal di Indonesia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!