Ketua DPD Minta Masyarakat Waspadai Makanan Berformalin Jelang Idul Fitri
Senin, 03 Mei 2021 - 22:25 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk mewaspadai makanan yang mengandung zat kimia jelang perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.
Makanan dan sayuran berbahan kimia itu ditemukan saat Operasi Keamanan Pangan di pasar tradisional dan modern di Kebumen, Jawa Tengah. Operasi tersebut mendapatkan ikan teri berformalin yang dipasok dari Jawa Timur dan sayuran kubis dari Magelang yang mengandung pestisida.
"Makanan yang sepertinya menyehatkan ternyata mengandung bahan kimia seperti pengawet mayat atau formalin, sedangkan di sayuran ada pestisidanya. Masyarakat harus waspada karena berbahaya bagi siapa saja yang mengkonsumsi," kata LaNyalla, dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Gudang Penyimpanan Ikan Giling Digerebek, Polisi Temukan 8,3 Ton Daging Berformalin
Senator asal Jawa Timur ini meminta dinas terkait menelusuri pelaku produksi makanan berformalin itu. Menurutnya, oknum tersebut perlu dibina dan diawasi sehingga produk yang dihasilkan benar-benar sudah aman ketika sampai ke masyarakat.
Makanan dan sayuran berbahan kimia itu ditemukan saat Operasi Keamanan Pangan di pasar tradisional dan modern di Kebumen, Jawa Tengah. Operasi tersebut mendapatkan ikan teri berformalin yang dipasok dari Jawa Timur dan sayuran kubis dari Magelang yang mengandung pestisida.
"Makanan yang sepertinya menyehatkan ternyata mengandung bahan kimia seperti pengawet mayat atau formalin, sedangkan di sayuran ada pestisidanya. Masyarakat harus waspada karena berbahaya bagi siapa saja yang mengkonsumsi," kata LaNyalla, dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Gudang Penyimpanan Ikan Giling Digerebek, Polisi Temukan 8,3 Ton Daging Berformalin
Senator asal Jawa Timur ini meminta dinas terkait menelusuri pelaku produksi makanan berformalin itu. Menurutnya, oknum tersebut perlu dibina dan diawasi sehingga produk yang dihasilkan benar-benar sudah aman ketika sampai ke masyarakat.
Lihat Juga :