Risma Laporkan 21 Juta Data Ganda Penerima Bansos, PAN: Harus Diperiksa

Minggu, 02 Mei 2021 - 14:39 WIB
Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay menyoroti soal laporan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengenai 21 juta data ganda penerima bantuan sosial (bansos). FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay menyoroti soal laporan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengenai 21 juta data ganda penerima bantuan sosial (bansos) . Menurutnya, data kemiskinan memang masih bermasalah, tapi ini adalah bukti terbaru dan itu tidak tanggung-tanggung, ada 21 juta data ganda.

"Ini tidak bisa didiamkan. Betul datanya sudah ditidurkan. Tetapi proses pendataan sehingga bisa salah seperti itu harus diperiksa. Apakah dalam pemberian bansos sebelumnya ke-21 juta data itu masih menerima? Lalu, kenapa dengan mudah dilaporkan dan ditidurkan? Siapa penanggung jawab pendataannya?," kata Saleh kepada wartawan, Minggu (2/5/2021).



Kalau tidak salah, kata Saleh, sejak era Mensos Khofifah Indar Parawansa, sudah ada program satu pintu data kemiskinan yaitu, data yang diolah oleh Kemensos. Lalu sekarang, ada yang disebut Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca juga: Amburadul! Data Penerima Bansos Banyak yang Fiktif
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!