Pelabelan KKB Papua Teroris Jadi Legitimasi Musuh Bersama
Kamis, 29 April 2021 - 19:40 WIB
Pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel menyebut KKB Papua sebagai Nationalist Dissident Terrorism. FOTO/Satgas Nemangkawi
JAKARTA - Pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai Nationalist Dissident Terrorism. Hal ini sejalan dengan pernyataan pemerintah resmi menyebut KKB di Papua sebagai kelompok teroris.
Menurutnya, naik kelasnya KKB di Papua menjadi kelompok teroris merupakan dampak kegagalan pemerintah dalam meredam perilaku kekerasan masif kelompok tersebut. Kegagalan itu berakibat KKB semakin mengandalkan aksi-aksi brutal, termasuk ke warga sipil, sebagai modus pergerakan mereka.
Namun ia menambahkan muncul persepsi baru terhadap KKB. Ketika mereka masih disebut sebagai KKB, maka aksi mereka hanya dicap sebagai kriminal biasa dan cukup dihadapi oleh polisi.
Baca juga: Polri Bahas Pelibatan Densus 88 Tumpas Teroris KKB Papua
"Kini berbeda posisinya. Terhitung sejak hari ini, pelabelan teroris memberikan justifikasi yang legitimate bagi setiap komponen bangsa untuk menyikapi organisasi teroris itu sebagai musuh bersama yang harus diberantas secara cepat, tegas, terukur, tuntas," kata Reza, Kamis(29/04/2021).
Menurutnya, naik kelasnya KKB di Papua menjadi kelompok teroris merupakan dampak kegagalan pemerintah dalam meredam perilaku kekerasan masif kelompok tersebut. Kegagalan itu berakibat KKB semakin mengandalkan aksi-aksi brutal, termasuk ke warga sipil, sebagai modus pergerakan mereka.
Namun ia menambahkan muncul persepsi baru terhadap KKB. Ketika mereka masih disebut sebagai KKB, maka aksi mereka hanya dicap sebagai kriminal biasa dan cukup dihadapi oleh polisi.
Baca juga: Polri Bahas Pelibatan Densus 88 Tumpas Teroris KKB Papua
"Kini berbeda posisinya. Terhitung sejak hari ini, pelabelan teroris memberikan justifikasi yang legitimate bagi setiap komponen bangsa untuk menyikapi organisasi teroris itu sebagai musuh bersama yang harus diberantas secara cepat, tegas, terukur, tuntas," kata Reza, Kamis(29/04/2021).
Lihat Juga :