Kirka Harus Jadi Pertimbangan Utama Layak Tidaknya KRI Nanggala Sebelum Bertugas
Senin, 26 April 2021 - 09:26 WIB
"Scholar Warrior (perwira/prajurit akademik) harus semakin banyak di TNI. Komandan KRI Nanggala Letkol TNI (laut) Heri Oktavian lulusan NTU Singapore dan Sesko nya di Jerman. Sedih sekali harus jadi anumerta diusia muda. Evaluasi Alutsista penting agar tak semakin banyak putra terbaik bangsa menjadi anumerta pada usia muda," ungkap Nuning.
Dalam hal ini, Nuning melihat Kasal harus bertanggung jawab karena belum setahun sudah 2 KRI alami kecelakaan. Juli 2020 KRI Teluk Jakarta tenggelam. Kedua KRI Nanggala hilang dalam tugas
Perempuan yang juga pengamat Intelijen melihat seharusnya Perkiraan Keadaan (Kirka) Kapal Selam Nanggala-402 sebelum berangkat harus digunakan pertimbangan berangkat atau tidak.
"Persiapan latihan perang harus matang dulu persiapan memakan waktu 2 bulan, lha ini hanya seminggu kan tidak paripurna. Persiapan latihan perang mencakup alutsista, kesiapan pengawak alutsista dan lain-lain," beber Nuning.
Dalam hal ini, Nuning melihat Kasal harus bertanggung jawab karena belum setahun sudah 2 KRI alami kecelakaan. Juli 2020 KRI Teluk Jakarta tenggelam. Kedua KRI Nanggala hilang dalam tugas
Perempuan yang juga pengamat Intelijen melihat seharusnya Perkiraan Keadaan (Kirka) Kapal Selam Nanggala-402 sebelum berangkat harus digunakan pertimbangan berangkat atau tidak.
"Persiapan latihan perang harus matang dulu persiapan memakan waktu 2 bulan, lha ini hanya seminggu kan tidak paripurna. Persiapan latihan perang mencakup alutsista, kesiapan pengawak alutsista dan lain-lain," beber Nuning.
(maf)
Lihat Juga :