Polemik Kamus Sejarah, Kemendikbud Diminta Tulis Sejarah Secara Jujur

Jum'at, 23 April 2021 - 09:55 WIB
Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PAN Zainuddin Maliki. Foto/dpr.go.id
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah mengakui keteledoran institusinya. Dia juga telah melakukan kunjungan ke sejumlah tokoh dan ormas terkait polemik hilangnya sejumlah pahlawan perjuangan di Kamus Sejarah Indonesia.

Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PAN Zainuddin Maliki menilai kekhawatiran masyarakat belum bisa sepenuhnya dihapus.



Kendati demikian dia menghargai kesediaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menarik buku Kamus Sejarah Indonesia yang kontroversial karena tidak memasukkan tokoh sekaliber KH Hasyim Asy'ari.

"Dengan demikian kekhawatiran masyarakat akan terjadinya kemungkinan pembelokan sejarah bisa dikurangi. Namun kekhawatiran masyarakat belum sepenuhnya bisa dihapus," kata Zainuddin saat dihubungi, Jumat (23/4/2021).Baca juga: Kecewa, PBNU Siap Dukung Nadiem Sempurnakan Kamus Sejarah Indonesia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!