Polemik Kamus Sejarah, KH Cholil Nafis: Revisi Bukunya dan Ganti Pejabatnya

Kamis, 22 April 2021 - 11:02 WIB
Melalui akun instagram @nadiemmakarim, Nadiem menyatakan bahwaKemedikbudtak bermaksud menghilangkan KH Hasyim Asy'ari dan mengecilkan Nahdlatul Ulama (NU)

Hal itu dia ungkapan melalui akun IGTVnya. Hingga berita ditulis, video pernyataan Nadiem ditonton lebih dari 18.989 pengguna instagram."Begitu mendengar isu Kamus Sejarah. Saya mencari tahu, rupanya buku itu disusun tahun 2017 sebelum saya menjabat. Karenanya di bulan suci ini kita lakukan dengan akal sehat dan mencari solusi," kata Nadiem.Baca juga: Kisruh Kamus Sejarah Indonesia, Ketum Pagar Nusa: Tulis Ulang, Stop Politisasi

Nadiem mengaku langsung memerintahkan Dirjen Kebudayaan tak henti mengkoreksi dan menyempurnakan kamus yang sempat terhenti.

Selain itu, Nadiem menegaskan Kemendikbud tidak pernah menerbitkan Kamus Sejarah ini secara resmi, apalagi menggunakannya sebagai rujukan pembelajaran di sekolah."Saya meminta agar kamus yang disempurnakan dapat memberi manfaat bagi semua, termasuk mewadahi masukan dari @nahdlatululama," katanya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!