PGRI Kutuk Keras Penembakan Guru di Papua
Minggu, 11 April 2021 - 17:13 WIB
"Dia (guru) bukan sosok berkonflik. Dia sosok pendidik anak-anak. Dia tidak terlibat atau termasuk kelompok kepentingan. Jadi siapa pun harusnya menghormati. Kalau sampai guru itu ditembak, dibunuh, itu menurut kami biadab," ujar Unifah.
PGRI menyerukan agar negara hadir untuk melindungi keselamatan para guru bertugas di pedalaman yang saat ini tersulut konflik agar mereka mendapatkan kepastian jaminan keselamatan terhadap diri, dan keluarganya. Jika guru tersebut merasakan ketidakpastian akan jaminan keselamatan dalam menjalankan tugasnya, maka dimohon bantuan pemerintah dan pemerintah daerah dapat memfasilitasi agar mereka mendapatkan tempat tugas yang aman dan terlindungi.
"Guru harus dilindungi. Jangan sampai, kan di Papua, kekurangan guru. Jadi kami minta agar dilindungi dan pemerintah dan aparat keamanan memberikan jaminan kepada para guru," kata Unifah.
Baca juga: OPM Pimpinan Sabinus Waker Pelaku Penembak Mati Guru di Beoga Papua
Lihat Juga :